Tampilkan postingan dengan label Ilmu Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 13 Desember 2011
Kasiat Buah Mengkudu
Kasiat Buah Mengkudu tulisan saya ini membahas tentang Khasiat dari buah mengkudu. Banyak orang belum mengetahui Apakah khasiat buah mengkudu ?? Salah satu kemampuan lain yang dimiliki oleh seopoletin adalah dapat mengikat serotonin. Menurut Dr. Harrison (DC.General Hospital, USA) scopoletin dapat meningkatkan kegiatan kelenjar peneal yang terdapat di dalam otak, yang merupakan tempat dimana serotonin diproduksi dan kemudian digunakan untuk menghasilkan hormonmelatonin. Serotonin adalah salah satu zat penting di dalam butiran darah (trombosit) manusia yang melapisi saluran pencernaan dan otak.
Di dalarn otak, serotonin berperan sebagai neutrotrcrnsmitter, penghantar sinyal saran dan prekursor hormonmelatonin. Sero tonin dan melatonin membantu mengatur beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu badan, suasana hati (mood), masa pubertas dan siklus produksi sel telur, rasa lapar dan perilaku seksual. Kekurangan serotonin dalam tubuh dapat mengakibatkan penyakit migrain, pusing, depresi, bahkan juga penyakit Alzheimer.
Baiklah semoga Buah Mengkudu bermanfaat buat anda , sekian tulisan bosimam tentang Kasiat Buah Mengkudu. Selamat Mencoba kawan-kawan.
Kamis, 08 Desember 2011
Makanan Yang Dapat Obati Patah Hati
Apa Makanan Yang Dapat Mengobati Patah Hati - Ini dia makanan penyembuh yang dapat menghilangkan patah hati. Halo Pengunjung setia bosimam silahkan baca apalagi anda yang sedang patah hati.
Setiap kali putus cinta pasti hati Anda tersakiti. Dibutuhkan sesuatu untuk mengobati masalah ini agar tidak terjadi berlarut-larut.
Setiap kali putus cinta pasti hati Anda tersakiti. Dibutuhkan sesuatu untuk mengobati masalah ini agar tidak terjadi berlarut-larut.
Salah satu cara yang ampuh untuk mengobati sakit hati adalah makanan. Berikut ini makanan-makanan yang dapat menyembuhkan sakit hati, seperti yang dikutip dari T he stir.
Es krim
Makanan yang satu ini sangat ampuh mengobati sakit hati. Lezatnya semangkuk es krim dapat membuat orang melupakan masalah percintaanya.
Selai kacang
Menikmati selai kacang cukup ampuh mengatasi sakit hati. Anda bisa menikmatinya dengan dioleskan ke roti atau langsung mencoleknya sambil menonton DVD.
Kue atau brownies
Sebuah kue atau brownies hangat tentu sangat enak untuk dinikmati. Buatlah kue atau brownies Anda sendiri untuk menikmati setiap proses pembuatannya.
Burger dan kentang goreng
Mengabaikan kalori yang masuk sekali-kali tidak ada salahnya, khususnya saat sedang patah hati. Ikuti hasrat Anda untuk menikmati sebuah burger double-cheese dan kentang goreng ukuran besar, maka rasa sakit hati juga akan terlupakan.
Coklat
Pilihlah dark chocolate sebagai pilihan makanan untuk melupakan si dia. Ada bonus antioksidan di dalamnya yang baik untuk menjaga kulit dari radikal bebas.
Kelima makanan di atas berpotensi membuat lingkar pinggang membengkak, oleh karena itu imbangi aktivitas makan dengan olahraga. Anda belum menyadarinya, namun fokus untuk membakar kalori tubuh juga dapat mengalihkan perhatian dari patah hati.
Baiklah sekian dari saya bosimam tentang Daftar Makanan Yang Dapat Obati Patah Hati
Semoga Bermanfaat buat yang sedang patah hati. Ingat Gak Baik berlama-lamaan patah hati gak ada untungnya!!
Semoga Bermanfaat buat yang sedang patah hati. Ingat Gak Baik berlama-lamaan patah hati gak ada untungnya!!
Rabu, 13 Oktober 2010
Ini dia Bayi Terlahir dari Embrio Beku 20 Tahun percayakah?
Dunia medis kembali menorehkan kejutan. Di Amerika Serikat, seorang perempuan berusia 42 tahun dilaporkan melahirkan bayi laki-laki sehat. Bayi tersebut lahir dari embrio yang dibekukan selama hampir dua puluh tahun.
Belum pernah terjadi kelahiran anak dari embrio yang dibekukan sedemikian lama. Demikian tulis majalah Fertility and Sterility, Senin (11/10). Bayi lahir bulan Mei silam. The Jones Institute for Reproductive Medicine Eastern Virginia Medical School di Norfolk menangani kasus ini. Dokter Sergio Oehninger sudah selama sepuluh tahun merawat si ibu yang mengalami infertilitas.
Menurut Oehninger, embrio telah dibekukan sembilan belas tahun. Akhirnya, tujuh bulan dihasilkan pasangan lain yang tidak ingin disebut namanya, dan disimpan pada institut.
Senin, 05 Juli 2010
Gangguan Tidur Tanda Kegemukan Perempuan Setengah Baya
Kaum perempuan mesti berusaha untuk tidak memikirkan jika mereka terbangun pada malam hari, sebab gangguan tidur berarti sangat mungkin lantaran berat mereka akan bertambah!
Seakan-akan bertambahnya usia belum cukup berat; penelitian baru memperlihatkan bahwa perempuan yang berusia setengah baya atau lebih yang memiliki masalah untuk tidur atau tetap lelap mungkin mengumpulkan berat dibandingkan dengan sebaya mereka yang beristirahat dengan baik.
Sejumlah studi telah mendapati bahwa orang dewasa dan anak-anak yang kurang tidur lebih mungkin untuk kelebihan berat dibandingkan dengan mereka yang biasanya beristirahat penuh pada malam hari.
Namun, banyak studi itu menilai orang pada satu saat, jadi sulit untuk mengetahui yang mana lebih dulu, gangguan tidur atau bertambahnya berat badan.
Sedikit studi telah mengikuti perkembangan orang sepanjang waktu, tapi semua studi tersebut tak sependapat mengenai apakah pola tidur yang buruk berkaitan dengan bertambahnya lingkar pinggang.
Temuan baru itu, yang dilaporkan di International Journal of Obesity, memperkuat bukti bahwa gangguan tidur berkaitan dengan bertambahnya berat tubuh. Dalam kasus itu, rancangan studi tersebut memungkinkan para peneliti memperlihatkan bahwa gangguan tidur muncul lebih dulu daripada bertambahnya berat tubuh pada sebagian peserta studi.
Beberapa peneliti Finlandia mengikuti perkembangan lebih dari 7.300 orang dewasa yang berusia 40 sampai 60 tahun selama tujuh tahun. Mereka menemukan bahwa perempuan yang melaporkan gangguan tidur cukup berat biasanya mengalami pertambahan berat dibandingkan dengan perempuan yang tidur dengan baik.
Rata-rata sepertiga perempuan yang sering menghadapi gangguan tidur mengalami pertambahan berat sedikitnya 11 pon, sedangkan pertambahan berat terjadi pada seperlima perempuan yang tak mengalami gangguan tidur.
Namun pria ternyata terbebas dari masalah itu. Gangguan tidur mereka tak berkaitan dengan bertambahnya berat badan.
Kaitan pada perempuan tersebut berlangsung terus bahkan ketika para penyelidik memperhitungkan sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi kualitas tidur dan bertambahnya berat badan --termasuk berat badan peserta saat studi dimulai, kebiasaan olah raga mereka dan kesehatan mental serta fisik mereka secara umum.
Meskipun temuan itu tak membuktikan sebab-akibat, semuanya meningkatkan kemungkinan bahwa peningkatan kualitas tidur mungkin membantu mencegah bertambahnya berat badan secara mencolok, membuat peneliti Peppi Lyytikainen, dari University of Helsinkin, mengatakan kepada Reuters Health melalui surat elektronik.
Sebanyak 7.332 pria dan wanita di dalam studi tersebut pertama kali disurvei antara 2000 dan 2002. Mereka yang mengatakan mereka memiliki gangguan tidur atau tetap terjaga setidaknya selama 14 malam dalam satu bulan belakangan diklasifikasikan sebagai "sering" mengalami gangguan tidur. Peserta studi itu juga melaporkan berat dan tinggi mereka selama survei pertama, lalu melaporkan lagi lima sampai tujuh tahun kemudian.
Pada awal studi, 20 persen perempuan "sering" memiliki gangguan tidur. Secara keseluruhan, studi tersebut mendapati perempuan itu lebih mungkin untuk melaporkan pertambahan "besar" berat badan --11 pon atau lebih-- pada akhir studi dibandingkan dengan perempuan yang tidur dengan baik.
Namun 17 persen pria yang melaporkan gangguan tidur menghadapi lebih sedikit kemungkinan untuk mengalami pertambahan berat badan dibandingkan dengan mereka yang tak menghadapi kesulitan tidur.
Alasan di balik perbedaan dalam temuan pada laki-laki dan perempuan itu tidak jelas, kata tim Lyytikainen. Namun itu diduga berkaitan dengan kenyataan bahwa studi tersebut meliputi jumlah pria yang lebih sedikit dibandingkan dengan wanita --1.300 berbanding lebih dari 5.700. Itu diperkirakan memiliki dampak potensi di kalangan pria lebih sulit untuk dideteksi.
Namun jenis studi tersebut tak dapat membuktikan dampak sebab-akibat. Dalam studi itu, para peneliti itu mengamati orang dari waktu ke waktu.
Meskipun para peneliti tersebut memperhitungakn sejumlah variabel yang berkaitan dengan tidur dan berat tubuh --seperti kesehatan umum yang dilaporkan dan olah raga serta kebiasaan lain dalam hidup mereka-- mereka tak dapat mengesampingkan kemungkinan bahwa faktor lain selain gangguan tidur bertanggung jawab atas resiko penting yang lebih tinggi dari berat tubuh.
Satu penelitian lain memang menyatakan bahwa gangguan tidur mungkin mempengaruhi tubuh dengan cara yang menambah berat tubuh, kata Lyytikainen.
Misalnya, ada bukti bahwa kekurangan tidur mengubah tingkat hormon pengatur nafsu makan pada manusia --leptin dan ghrelin. Secara teori, perubahan tersebut membuat orang banyak makan.
Namun tak diketahui apakah perawatan insomnia dan gangguan lain tidur memiliki manfaat tambahan bagi lingkar pinggan manusia.
Senin, 28 Juni 2010
Apakah Suami atau Istri, Sumber Stres Utama ?
Suami atau istri ternyata menjadi sumber stres terbesar dibandingkan dengan pekerjaan atau bos yang galak. Tak heran bila banyak orang yang mengaku merasa lebih rileks di kantor ketimbang di rumah.
Sebanyak 58 persen dari 3000 responden pria dan wanita yang disurvei mengatakan pasangan mereka, baik itu istri atau suami, membuat mereka lebih tertekan. Bandingkan dengan 43 persen responden yang menjawab bahwa tuntutan pekerjaan dan bos di kantor lebih membuat stres.
Sementara itu para istri mengatakan mereka lebih sering naik darah gara-gara sang suami, dibanding karena hal lain yang juga membangkitkan emosi. Sekitar 18 persen responden wanita mengatakan suami mereka membuat hidup mereka lebih stres, sedangkan para pria yang menganggap istrinya sumber stres hanya 12 persen.
Survei tersebut dilakukan oleh para peneliti dari Lancaster University, Inggris. Para ahli menduga, peran ganda para wanita, baik sebagai ibu rumah tangga sekaligus wanita karir, membuat wanita lebih gampang merasa stres. Suami yang cenderung menuntut dan membatasi ruang gerak istri juga menjadi sumber stres para istri.
Yang menarik, para wanita yang disurvei tersebut lebih takut berat badan naik dibanding soal keuangan keluarga. Hampir separuh responden mengatakan berat badan ideal lebih penting untuk kesehatan dan kesejahteraan, dibanding 27 persen yang mengatakan hal sama tentang keuangan keluarga.
Para wanita juga diketahui lebih khawatir dampak obesitas bagi kesehatan dibanding dengan kolesterol atau kanker. Sedangkan pria, hanya 36 persen saja yang menganggap berat badan ideal adalah penting untuk hidup sehat.
Sebanyak 58 persen dari 3000 responden pria dan wanita yang disurvei mengatakan pasangan mereka, baik itu istri atau suami, membuat mereka lebih tertekan. Bandingkan dengan 43 persen responden yang menjawab bahwa tuntutan pekerjaan dan bos di kantor lebih membuat stres.
Sementara itu para istri mengatakan mereka lebih sering naik darah gara-gara sang suami, dibanding karena hal lain yang juga membangkitkan emosi. Sekitar 18 persen responden wanita mengatakan suami mereka membuat hidup mereka lebih stres, sedangkan para pria yang menganggap istrinya sumber stres hanya 12 persen.
Survei tersebut dilakukan oleh para peneliti dari Lancaster University, Inggris. Para ahli menduga, peran ganda para wanita, baik sebagai ibu rumah tangga sekaligus wanita karir, membuat wanita lebih gampang merasa stres. Suami yang cenderung menuntut dan membatasi ruang gerak istri juga menjadi sumber stres para istri.
Yang menarik, para wanita yang disurvei tersebut lebih takut berat badan naik dibanding soal keuangan keluarga. Hampir separuh responden mengatakan berat badan ideal lebih penting untuk kesehatan dan kesejahteraan, dibanding 27 persen yang mengatakan hal sama tentang keuangan keluarga.
Para wanita juga diketahui lebih khawatir dampak obesitas bagi kesehatan dibanding dengan kolesterol atau kanker. Sedangkan pria, hanya 36 persen saja yang menganggap berat badan ideal adalah penting untuk hidup sehat.
Sabtu, 26 Juni 2010
Stres dan Cara Penanggulangannya
Hidup manusia ditandai oleh usaha-usaha pemenuhan kebutuhan, baik fisik, mental-emosional, material maupun spiritual. Bila kebutuhan dapat dipenuhi dengan baik, berarti tercapai keseimbangan dan kepuasan. Tetapi pada kenyataannya seringkali usaha pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut mendapat banyak rintangan dan hambatan.
Tekanan-tekanan dan kesulitan-kesulitan hidup ini sering membawa manusia berada dalam keadaan stress. Stress dapat dialami oleh segala lapisan umur.
Stress dapat bersifat fisik, biologis dan psikologis. Kuman-kuman penyakit yang menyerang tubuh manusia menimbulkan stress biologis yang menimbulkan berbagai reaksi pertahanan tubuh. Sedangkan stress psikologis dapat bersumber dari beberapa hal yang dapat menimbulkan gangguan rasa sejahtera dan keseimbangan hidup.
SUMBER STRESS
Sumber stress dapat digolongkan dalam bentuk-bentuk:
1. Krisis
Krisis adalah perubahan/peristiwa yang timbul mendadak dan menggoncangkan keseimbangan seseorang diluar jangkauan daya penyesuaian sehari-hari. Misalnya: krisis di bidang usaha, hubungan keluarga dan sebagainya.
2. Frutrasi
Frustrasi adaah kegagalan dalam usaha pemuasan kebutuhan-kebutuhan/dorongan naluri, sehingga timbul kekecewaan. Frutrasi timbul bila niat atau usaha seseorang terhalang oleh rintangan-rintangan (dari luar: kelaparan, kemarau, kematian, dan sebagainya dan dari dalam: lelah, cacat mental, rasa rendah diri dan sebagainya) yang menghambat kemajuan suatu cita-cita yang hendak dicapainya.
3. Konflik
Konflik adalah pertentangan antara 2 keinginan/dorongan yaitu antara kekuatan dorongan naluri dan kekuatan yang mengenalikan dorongan-dorongan naluri tersebut.
4. Tekanan
Stress dapat ditimbulkan tekanan yang berhubungan dengan tanggung jawab yang besar yang harus ditanggungnya. (Dari dalam diri sendiri: cita-cita, kepala keluarga, dan sebagainya dan dari luar: istri yang terlalu menuntut, orangtua yang menginginkan anaknya berprestasi).
AKIBAT STRESS
Akibat stress tergantung dari reaksi seseorang terhadap stress. Umumnya stress yang berlarut-larut menimbulkan perasaan cemas, takut, tertekan, kehilangan rasa aman, harga diri terancam, gelisah, keluar keringat dingin, jantung sering berdebar-debar, pusing, sulit atau suka makan dan sulit tidur). Kecemasan yang berat dan berlangsung lama akan menurunkan kemampuan dan efisiensi seseorang dalam menjalankan fungsi-fungsi hidupnya dan pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai macam gangguan jiwa.
REAKSI TERHADAP STRESS
Reaksi seseorang terhadap stress berbeda-beda tergantung dari:
1. Tingkat kedewasaan kepribadian
2. Pendidikan dan pengalaman hidup seseorang
1. Tingkat kedewasaan kepribadian
2. Pendidikan dan pengalaman hidup seseorang
Reaksi psikologis yang mungkin timbul dalam menghadapi stress:
1. menghadapi langsung dengan segala resikonya.
2. menarik diri dan tak tahu menahu tentang persoalan yang dihadapinya/lari dari kenyataan.
3. menggunakan mekanisme pertahanan diri.
1. menghadapi langsung dengan segala resikonya.
2. menarik diri dan tak tahu menahu tentang persoalan yang dihadapinya/lari dari kenyataan.
3. menggunakan mekanisme pertahanan diri.
PENANGGULANGAN STRESS
- Mengenal dan menyadari sumber-sumber stress.
- Membina kedewasaan kepribadian melalui pendidikan dan pengalaman hidup.
- Mengembangan hidup sehat. Antara lain dengan cara: merasa cukup dengan apa yang dimilikinya, tidak tergesa-gesa ingin mencapai keinginannya, menyadari perbedaan antara keinginan dan kebutuhan, dan sebagain
- ya.
- Mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk segala sesuatu yang terjadi dengan tetap beriman kepadaNYa.
- Minta bimbingan kepada sahabat dekat, orang-orang yang lebih dewasa, psikolog, orang yang dewasa rohaninya, dan sebagainya).
- Hindarkan sikap-sikap negatif antara lain: memberontak terhadap keadaan, sikap apatis, marah-marah. Hal-hal tersebut tidak menyelesaikan masalah tetapi justru membuka masalah baru.
Selamat mencoba ..........
Penyakit Fenomenal Schizophrenia Membuat Manusia menjadi Manusia Aneh
Meskipun definisi yang pasti tentang Schizophrenia selalu menjadi perdebatan para ahli, terdapat indikasi yang semakin nyata bahwa Schizophrenia adalah sebuah gangguan yang terjadi pada fungsi otak. Dalam buku The Broken Brain : The Biological Revolution in Psychiatry yang ditulis oleh Dr. Nancy Andreasen, dikatakan bahwa bukti-bukti terkini tentang serangan Schizophrenia merupakan suatu hal yang melibatkan banyak sekali faktor. Faktor-faktor itu meliputi perubahan struktur fisik otak, perubahan struktur kimia otak, dan faktor genetik.
Di dalam otak terdapat milyaran sambungan sel. Setiap sambungan sel menjadi tempat untuk meneruskan maupun menerima pesan dari sambungan sel yang lain. Sambungan sel tersebut melepaskan zat kimia yang disebut neurotransmitters yang membawa pesan dari ujung sambungan sel yang satu ke ujung sambungan sel yang lain. Di dalam otak yang terserang schizophrenia, terdapat kesalahan atau kerusakan pada sistem komunikasi tersebut.
Bagi keluarga dengan penderita schizophrenia di dalamnya, akan mengerti dengan jelas apa yang dialami penderita schizophrenia dengan membandingkan otak dengan telepon. Pada orang yang normal, sistem switch pada otak bekerja dengan normal. Sinyal-sinyal persepsi yang datang dikirim kembali dengan sempurna tanpa ada gangguan sehingga menghasilkan perasaan, pemikiran, dan akhirnya melakukan tindakan sesuai kebutuhan saat itu. Pada otak penderita schizophrenia, sinyal-sinyal yang dikirim mengalami gangguan sehingga tidak berhasil mencapai sambungan sel yang dituju.
Schizophrenia terbentuk secara bertahap dimana keluarga maupun penderita tidak menyadari ada sesuatu yang tidak beres dalam otaknya dalam kurun waktu yang lama. Kerusakan yang perlahan-lahan ini yang akhirnya menjadi schizophrenia yang tersembunyi dan berbahaya. Gejala yang timbul secara perlahan-lahan ini bisa saja menjadi schizophrenia akut. Periode schizophrenia akut adalah gangguan yang singkat dan kuat, yang meliputi halusinasi, penyesatan pikiran (delusi), dan kegagalan berpikir.
Kadang kala schizophrenia menyerang secara tiba-tiba. Perubahan perilaku yang sangat dramatis terjadi dalam beberapa hari atau minggu. Serangan yang mendadak selalu memicu terjadinya periode akut secara cepat. Beberapa penderita mengalami gangguan seumur hidup, tapi banyak juga yang bisa kembali hidup secara normal dalam periode akut tersebut. Kebanyakan didapati bahwa mereka dikucilkan, menderita depresi yang hebat, dan tidak dapat berfungsi sebagaimana layaknya orang normal dalam lingkungannya.
Dalam beberapa kasus, serangan dapat meningkat menjadi apa yang disebut schizophrenia kronis. Penderita menjadi buas, kehilangan karakter sebagai manusia dalam kehidupan sosial, tidak memiliki motivasi sama sekali, depresi, dan tidak memiliki kepekaan tentang perasaannya sendiri.
Para Psikiater membedakan gejala serangan schizophrenia menjadi 2, yaitu gejala positif dan negatif.
Gejala positif
Halusinasi selalu terjadi saat rangsangan terlalu kuat dan otak tidak mampu menginterpretasikan dan merespon pesan atau rangsangan yang datang. Penderita schizophrenia mungkin mendengar suara-suara atau melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada, atau mengalami suatu sensasi yang tidak biasa pada tubuhnya. Auditory hallucinations, gejala yang biasanya timbul, yaitu penderita merasakan ada suara dari dalam dirinya. Kadang suara itu dirasakan menyejukkan hati, memberi kedamaian, tapi kadang suara itu menyuruhnya melakukan sesuatu yang sangat berbahaya, seperti bunuh diri.
Penyesatan pikiran (delusi) adalah kepercayaan yang kuat dalam menginterpretasikan sesuatu yang kadang berlawanan dengan kenyataan. Misalnya, pada penderita schizophrenia, lampu trafik di jalan raya yang berwarna merah kuning hijau, dianggap sebagai suatu isyarat dari luar angkasa. Beberapa penderita schizophrenia berubah menjadi seorang paranoid. Mereka selalu merasa sedang diamat-amati, diintai, atau hendak diserang.
Kegagalan berpikir mengarah kepada masalah dimana penderita schizophrenia tidak mampu memproses dan mengatur pikirannya. Kebanyakan penderita tidak mampu memahami hubungan antara kenyataan dan logika. Karena penderita schizophrenia tidak mampu mengatur pikirannya membuat mereka berbicara secara serampangan dan tidak bisa ditangkap secara logika. Ketidakmampuan dalam berpikir mengakibatkan ketidakmampuan mengendalikan emosi dan perasaan. Hasilnya, kadang penderita schizophrenia tertawa sendiri atau berbicara sendiri dengan keras tanpa mempedulikan sekelilingnya.
Semua itu membuat penderita schizophrenia tidak bisa memahami siapa dirinya, tidak berpakaian, dan tidak bisa mengerti apa itu manusia. Dia juga tidak bisa mengerti kapan dia lahir, dimana dia berada, dan sebagainya.
Gejala negatif
Penderita schizophrenia kehilangan motivasi dan apatis berarti kehilangan energi dan minat dalam hidup yang membuat penderita menjadi orang yang malas. Karena penderita schizophrenia hanya memiliki energi yang sedikit, mereka tidak bisa melakukan hal-hal yang lain selain tidur dan makan.
Perasaan yang tumpul membuat emosi penderita schizophrenia menjadi datar. Penderita schizophrenia tidak memiliki ekspresi baik dari raut muka maupun gerakan tangannya, seakan-akan dia tidak memiliki emosi apapun. Tapi ini tidak berarti bahwa penderita schizophrenia tidak bisa merasakan perasaan apapun. Mereka mungkin bisa menerima pemberian dan perhatian orang lain, tetapi tidak bisa mengekspresikan perasaan mereka.
Depresi yang tidak mengenal perasaan ingin ditolong dan berharap, selalu menjadi bagian dari hidup penderita schizophrenia. Mereka tidak merasa memiliki perilaku yang menyimpang, tidak bisa membina hubungan relasi dengan orang lain, dan tidak mengenal cinta. Perasaan depresi adalah sesuatu yang sangat menyakitkan. Di samping itu, perubahan otak secara biologis juga memberi andil dalam depresi.
Depresi yang berkelanjutan akan membuat penderita schizophrenia menarik diri dari lingkungannya. Mereka selalu merasa aman bila sendirian.
Dalam beberapa kasus, schizophrenia menyerang manusia usia muda antara 15 hingga 30 tahun, tetapi serangan kebanyakan terjadi pada usia 40 tahun ke atas. Schizophrenia bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal jenis kelamin, ras, maupun tingkat sosial ekonomi. Diperkirakan penderita schizophrenia sebanyak 1 % dari jumlah manusia yang ada di bumi.
Schizophrenia tidak bisa disembuhkan sampai sekarang. Tetapi dengan bantuan Psikiater dan obat-obatan, schizophrenia dapat dikontrol. Pemulihan memang kadang terjadi, tetapi tidak bisa diprediksikan. Dalam beberapa kasus, penderita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Keringanan gejala selalu nampak dalam 2 tahun pertama setelah penderita diobati, dan berangsur-angsur menjadi jarang setelah 5 tahun pengobatan. Pada umur yang lanjut, di atas 40 tahun, kehidupan penderita schizophrenia yang diobati akan semakin baik, dosis obat yang diberikan akan semakin berkurang, dan frekuensi pengobatan akan semakin jarang.
Memahami Post-Power Syndrome pada Orang yang Dicintai
Rudi, pemuda gagah berusia 23 tahun semakin hari semakin sebal saja melihat tingkah ayahnya. Bayangkan saja, siapa yang tidak sebal bila memiliki ayah yang sudah pensiun dan menganggur, tetapi bila berbicara selalu yang muluk-muluk. Ayahnya tak henti-hentinya bercerita tentang betapa hebatnya dia dulu ketika menjabat direktur utama dari sebuah perusahaan garmen di Surabaya. Seakan-akan dia tidak pernah sadar, bahwa cerita yang selalu diulang-ulangnya sudah puluhan kali keluar masuk telinga Rudi. Bila ditegur, ayahnya tidak bisa menerima dan menganggap Rudi belum berpengalaman atau masih bau kencur.
Bila teman-teman Rudi main ke rumah, ayahnya selalu memberikan "kuliah" kepada teman-temannya supaya mereka mencontoh apa yang sudah dikerjakan ayahnya. Bahkan bukan hanya di rumah, di lingkungan tetanggapun, ayah Rudi dikenal sebagai "pengobral" cerita masa lalu yang sudah usang. Akibatnya, bukan hanya Rudi saja yang jengkel, tetapi tetangganya yang sudah bosan mendengar cerita ayahnya juga langsung menyingkir begitu melihat ayah Rudi datang.
Post-power syndrome, adalah gejala yang terjadi di mana penderita hidup dalam bayang-bayang kebesaran masa lalunya (karirnya, kecantikannya, ketampanannya, kecerdasannya, atau hal yang lain), dan seakan-akan tidak bisa memandang realita yang ada saat ini. Seperti yang terjadi kepada ayah Rudi, beliau mengalami post-power syndrome. Beliau selalu ingin mengungkapkan betapa beliau begitu bangga akan masa lalunya yang dilaluinya dengan jerih payah yang luar biasa (menurutnya).
Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya post-power syndrome. Pensiun dini dan PHK adalah salah satu dari faktor tersebut. Bila orang yang mendapatkan pensiun dini tidak bisa menerima keadaan bahwa tenaganya sudah tidak dipakai lagi, walaupun menurutnya dirinya masih bisa memberi kontribusi yang signifikan kepada perusahaan, post-power syndrom akan dengan mudah menyerang. Apalagi bila ternyata usianya sudah termasuk usia kurang produktif dan ditolak ketika melamar di perusahaan lain, post-power syndrom yang menyerangnya akan semakin parah.
Kejadian traumatik juga menjadi salah satu penyebab terjadinya post-power syndrome. Misalnya kecelakaan yang dialami oleh seorang pelari, yang menyebabkan kakinya harus diamputasi. Bila dia tidak mampu menerima keadaan yang dialaminya, dia akan mengalami post-power syndrome. Dan jika terus berlarut-larut, tidak mustahil gangguan jiwa yang lebih berat akan dideritanya.
Post-power syndrome hampir selalu dialami terutama orang yang sudah lanjut usia dan pensiun dari pekerjaannya. Hanya saja banyak orang yang berhasil melalui fase ini dengan cepat dan dapat menerima kenyataan dengan hati yang lapang. Tetapi pada kasus-kasus tertentu, dimana seseorang tidak mampu menerima kenyataan yang ada, ditambah dengan tuntutan hidup yang terus mendesak, dan dirinya adalah satu-satunya penopang hidup keluarga, resiko terjadinya post-power syndrome yang berat semakin besar.
Beberapa kasus post-power syndrome yang berat diikuti oleh gangguan jiwa seperti tidak bisa berpikir rasional dalam jangka waktu tertentu, depresi yang berat, atau pada pribadi-pribadi introfert (tertutup) terjadi psikosomatik (sakit yang disebabkan beban emosi yang tidak tersalurkan) yang parah.
Penanganan
Bila seorang penderita post-power syndrome dapat menemukan aktualisasi diri yang baru, hal itu akan sangat menolong baginya. Misalnya seorang manajer yang terkena PHK, tetapi bisa beraktualisasi diri di bisnis baru yang dirintisnya (agrobisnis misalnya), ia akan terhindar dari resiko terserang post-power syndrome.
Di samping itu, dukungan lingkungan terdekat, dalam hal ini keluarga, dan kematangan emosi seseorang sangat berpengaruh pada terlewatinya fase post-power syndrome ini. Seseorang yang bisa menerima kenyataan dan keberadaannya dengan baik akan lebih mampu melewati fase ini dibanding dengan seseorang yang memiliki konflik emosi.
Dukungan dan pengertian dari orang-orang tercinta sangat membantu penderita. Bila penderita melihat bahwa orang-orang yang dicintainya memahami dan mengerti tentang keadaan dirinya, atau ketidak mampuannya mencari nafkah, ia akan lebih bisa menerima keadaannya dan lebih mampu berpikir secara dingin. Hal itu akan mengembalikan kreativitas dan produktifitasnya, meskipun tidak sehebat dulu. Akan sangat berbeda hasilnya jika keluarga malah mengejek dan selalu menyindirnya, menggerutu, bahkan mengolok-oloknya.
Post-power syndrome menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Kematangan emosi dan kehangatan keluarga sangat membantu untuk melewati fase ini. Dan satu cara untuk mempersiapkan diri menghadapi post-power syndrome adalah gemar menabung dan hidup sederhana. Karena bila post-power syndrome menyerang, sementara penderita sudah terbiasa hidup mewah, akibatnya akan lebih parah.
Ketahui Penyebab Varises Dan Cara Mengatasinya
Bila di kaki Anda terlihat urat-urat halus menyembul di seputar betis belakang, bisa jadi Anda terkena kelainan yang disebut varises. Kelainan ini terjadi di pembuluh darah balik (vena) yang berfungsi mengangkut darah sisa metabolisme dari seluruh jaringan tubuh dan kembali ke jantung.
Varises menyebabkan sirkulasi darah menjadi tak lancar, karena terhambat di sekitar betis dan tungkai kaki saat menahan berat tubuh. Selain di bagian kaki, belakangan diketahui bahwa ternyata varises pun bisa terjadi di bagian lengan.
Penyebab varises:
- Berkurangnya elastisitas dinding pembuluh vena yang menyebabkan pembuluh vena melemah dan tak sanggup mengalirkan darah ke jantung sebagaimana mestinya. Aliran darah dari kaki ke jantung sangat melawan gravitasi bumi, karena itu pembuluh darah harus kuat, begitu juga dengan dinamisasi otot disekitarnya.
- Rusaknya katup pembuluh vena, padahal katup atau klep ini bertugas menahan darah yang mengalir ke jantung agar tidak keluar kembali. Katup yang rusak membuat darah berkumpul di dalam dan menyebabkan gumpalan yang mengganggu aliran darah.
Pemicu varises :
1. Faktor keturunan
Varises biasanya terjadi saat dewasa akibat perubahan hormon dan bertambahnya berat badan. Varises yang terjadi di usia muda, kemungkinan besar disebabkan faktor keturunan.
2. Kehamilan
Meningkatnya hormon progesteron dan bertambahnya berat badan saat hamil yang kaki semakin terbebani, akibatnya aliran darah dari kaki, tungkai, pangkal paha dan perut bagian bawah pun terhambat.
3. Kurang gerak
Gaya hidup perkotaan yang kurang gerak, menyebabkan otot sekitar pembuluh darah vena tidak mampu memompa darah secara maksimal.
4. Merokok
Kandungan zat berbahaya dalam rokok membuat pembuluh darah menjadi kaku dan terjadi penyempitan, sehingga dinding pembuluh tidak elastis lagi.
5. Terlalu banyak berdiri
Berdiri terlalu lama membuat kaki terlalu berat menahan tubuh dan memperparah beban kerja pembuluh vena dalam mengalirkan darah. Bila profesi Anda mengharuskan banyak berdiri, usahakan untuk tidak berdiri dengan posisi statis (diam), tapi tetap bergerak. Misalnya dengan berjalan di tempat, agar otot tungkai dapat terus bekerja memompa darah ke jantung.
6. Menderita kolesterol tinggi dan kencing manis
Kedua jenis penyakit ini berhubungan erat dengan masalah peredaran darah, kelainan pembuluh darah dan kegemukan yang memicu terjadinya varises.
7. Memakai sepatu hak tinggi
Hak sepatu yang terlalu tinggi membuat gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh darah, menjadi tidak maksimal.
Gejala terjadinya varises:
- Mula-mula kaki dan tungkai terasa berat, diikuti otot yang mudah pegal, kaku, panas dan sakit di seputar kaki maupun tungkai. Biasanya rasa sakit dirasakan menjelang malam, akibat tidak lancarnya aliran darah.
- Mudah kram, meski kaki dalam kondisi santai.
- Muncul pelebaran pembuluh darah rambut yang mirip jaring laba-laba (spider navy).
- Perubahan warna kulit (pigmentasi) di seputar mata kaki, akibat tidak lancarnya aliran darah. Kadang diikuti dengan luka di sekitar mata kaki yang sulit sembuh.
- Kaki bengkak (edema) karena adanya pembendungan darah.
- Perubahan pada pembuluh vena luar, misalnya di betis bagian belakang tampak urat kebiru-biruan dan berkelok-kelok. Keadaan ini merupakan gejala varises kronis.
Mengatasi Varises:
A. Varises jenis spider navy.
Varises ini tergolong ringan, biasanya akibat suhu yang terlalu panas atau dingin, terpapar sinar matahari terus menerus, sedang hamil, faktor keturunan, kebiasaan makanan sarat rempah dan pedas, serta pengobatan hormonal.
Varises jenis ini bisa terjadi di beberapa tempat, yaitu di wajah, pangkal lengan, paha, daerah lutut, pergelangan kaki dan tumit. Terapi yang digunakan biasanya dengan memakai sinar laser, sehingga pembuluh darah mengering. Ada juga terapi alat listrik dengan memasukkan zat tertentu ke dalam kulit, untuk mengecilkan atau mengerutkan pembuluh darah.
B. Varises dalam kulit.
Varises ini terjadi pada pembuluh vena yang halus dan tipis di dalam kulit bagian kaki. Mengobatinya, dokter memberi obat-obatan yang menguatkan dinding vena dan memperlancar aliran darah, atau menggunakan stocking khusus varises.
Stocking ini berfungsi menekan pembuluh vena sehingga otot dan dinding vena bisa kembali bekerja maksimal. Stocking mampu mencegah, mengurangi gejala awal, dan rasa sakit penderitanya meski hanya temporer. Jadi, tetap harus minum obat.
C. Varises Reticular Varicose Veins
Ini adalah varises yang lebih parah, karena terjadi di pembuluh vena bawah kulit. Untuk mengobatinya, dokter akan melakukan beberapa tahap:
1. Memberi obat yang diminum untuk menguatkan dinding vena dan melancarkan peredaran darah.
2. Memberikan suntikan zat iritasi ke dalam pembuluh darah yang rusak atau melebar.
3. Obat tersebut akan membentuk jaringan ikat sekaligus menutup aliran darah, sehingga pembuluh darah vena akan menyempit. Darah akan mencari 'jalan lain' melalui pembuluh vena yang normal.
4. Setelah disuntik, Anda harus menggunakan stocking varises dan tidak boleh menggunakan sepatu hak tinggi.
5. Olahraga yang dianjurkan adalah jalan kaki, berenang dan joging, agar otot kaki mampu berkontraksi dengan baik.
D. Varises kronis.
Varises tahap ini akan memperlihatkan pembuluh darah yang berkelok-kelok di betis. Bila suntik tidak membuahkan hasil, maka harus dilakukan pembedahan guna memotong pembuluh vena yang rusak sehingga aliran darah kembali normal.
Ada berbagai obat-obatan yang harus Anda minum untuk menguatkan dinding vena dan melancarkan peredaran darah. Stocking varises juga harus dikenakan selama beraktivitas, tidak memakai sepatu hak tinggi dan berolahraga dengan melatih gerak otot kaki dan tungkai.
Cara menghindari varises:
1. Seusai beraktivitas setiap hari, berbaringlah dengan posisi kaki dan tungkai lebih tinggi dari jantung selama 20 menit. Bagi yang sudah menderita varises, usahakan tidur dengan posisi seperti ini sepanjang malam. untuk melancarkan peredaran darah ke jantung.
2. Lakukanlah yoga setiap hari.
3. Jangan berdiri terlalu lama.
4. Olahraga rutin untuk melatih otot kaki: jalan santai, jalan cepat; joging, bersepeda, berenang (minimal 30 menit per hari).
5. Jangan memijat daerah yang bervarises, karena dapat menyebabkan pecahnya pembuluh vena. Lakukan pijatan secara ringan namun teratur, di daerah rawan varises dengan arah menuju jantung. Lakukan dengan lembut dan gunakan minyak esensial yang sudah dilarutkan.
6. Perbanyak konsumsi sayuran dan buah berserat tinggi dan makanan yang dapat merangsang sirkulasi darah, seperti bawang merah, bawang putih, bawang bombay, jahe dan cabai merah. Juga makanan yang kaya dengan vitamin B kompleks, vit C, vit E, vit B6, magnesium, asam folat, kalsium dan zinc.
7. Kurangi konsumsi gula, garam, daging merah, gorengan, dan protein hewani.
8. Sering-sering duduk berselonjor kaki, tungkai dan panggul.
Pengobatan alernatif untuk varises:
- Minum jus campuran wortel, seledri dan peterseli; atau campuran wortel bayam dan ketimun; campuran wortel, bit dan ketimun; campuran wortel, bayam dan seledri atau jus selada air; yang berkhasiat memperlancar sirkulasi darah sekaligus memperkuat dinding pembuluh darah.
- Konsumsi makanan kaya lesitin, seperti kacang kedelai; peterseli, air jahe serta pepermint yang bermanfaat memperlancar sirkulasi darah dan menguatkan dinding pembuluh darah.
- Minum teh herbal yang terbuat dari bunga jeruk nipis, mint, ginko biloba dan grape seed (biji anggur).
- Pijat aroma terapi dengan bahan minyak cypress yang berkhasiat merangsang sirkulasi darah dan menguatkan dinding pembuluh darah. Pilihan lainnya: minyak lavender, rosemary, mint atau lemon.
- Berendam bergantian di air panas (suhu 41-43 derajat Celcius) dan air dingin (suhu 15 derajat Celcius), masing-masing selama 15-30 detik dan di ulang selama 30 menit, untuk melancarkan peredaran darah serta menguatkan dinding pembuluh darah.
- Atau semprotkan kaki secara bergantian, terutama di daerah betis bagian belakang, dengan air panas dan air dingin seperti di atas.
- Pijat refleksi di ujung saraf telapak kaki dapat membantu membuang tumpukan kristal dari sisa metabolisme di ujung-ujung syaraf, atau lakukan akupunktur dan akupresur di titik-titik tertentu.
Mengatasi kaki lelah:
Bila Anda bekerja terlalu lelah, terutama di bagian kaki seperti kerap menggunakan sepatu berhak tinggi, berjalan jauh atau terlalu berdiri, berhati-hatilah dengan gejala yang mengarah ke varises. Untuk mengatasinya, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:
Bahan:
- 3 liter air hangat
- 100 gr garam khusus untuk mandi
- 2 sdm minyak almond;
- 5 tetes minyak rosemary dan geranium; 5 tetes daun rosemary dan daun geranium segar beberapa helai (jika ada).
Cara membuat:
1. Campur semua bahan jadi satu dan tempatkan di wadah yang cukup untuk merendam kaki.
2. Rendam kaki selama 10-15 menit sambil menggosok perlahan telapak kaki dengan garam mandi.
3. Bila garam sudah larut, tambahkan kembali.
4. Diamkan kaki sampai air menjadi dingin.
5. Keringkan kaki, lalu rentangkan kaki lebih tinggi dari posisi tubuh.
6. Lakukan relaksasi ini sambil mendengarkan musik lembut, pejamkan mata dan gunakan lampu temaram.
Resiko Free Sex Bagi Remaja (Khususnya Perempuan)
Hubungan sex diluar nikah membawa cukup banyak dampak negatif bagi diri pelaku maupun lingkungan sekitar. Mulai dari kemungkinan tertular penyakit, hingga kehamilan diluar nikah. Hal ini juga menyebabkan / berdampak pula pada tingginya tingkat aborsi. Padahal perbuatan aborsi, juga memiliki resiko yang sangat tinggi terhadap keselamatan dari perempuan itu sendiri.
Berikut ini resiko dan bahaya yang terjadi jika melakukan aborsi khususnya remaja:
1. Kematian karena terlalu banyak pendarahan
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan.
4. Sobeknya rahim (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya.
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya.
11. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
12. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)
14. Infeksi alat reproduksi karena melakukan kuretase (secara medis) yang dilakukan secara tak steril. Hal ini membuat remaja mengalami kemandulan dikemudian hari setelah menikah.
15. Pendarahan sehingga remaja dapat mengalami shock akibat pendarahan dan gangguan neurologist. Selain itu pendarahan juga dapat mengakibatkan kematian ibu maupun anak atau keduanya.
16. Resiko terjadinya reptur uterus atau robeknya rahim lebih besar dan menipisnya dinding rahim akibat kuretase. Kemandulan oleh karena robeknya rahim, resiko infeksi, resiko shock sampai resiko kematian ibu dan anak yang dikandungnya.
17. Terjadinya fistula genital traumatis adalah suatu saluran atau hubungan antara genital dan saluran kencing atau saluran pencernaan yang secara normal tidak ada. Dan mungkin masih banyak resiko lainnya.
Makanan Bagi Yang Ingin Berhenti Merokok
Bagi perokok makanan dan minuman yang mengandung kafein dan alkohol akan membuat cita rasa rokok menjadi lebih nikmat. Tapi ada beberapa makanan yang justru menghancurkan rasa rokok dan bisa membuat perokok kapok untuk ngebul lagi.
Jika Anda ingin berhenti merokok dengan cara yang sehat, maka perbanyaklah makan sayuran dan buah-buahan serta mengurangi mengonsumsi daging. Selain itu, gantilah secangkir kopi dengan segelas susu.
"Sayuran, buah-buahan dan makanan yang berasal dari susu bisa memperburuk cita rasa dari rokok, sedangkan daging, kopi dan minuman yang mengandung alkohol bisa meningkatkan kenikmatan rasa dari rokok," ujar F. Joseph McClernon, PhD dan koleganya dari Duke University, seperti dikutip dari Webmd, Rabu (26/8/2009).
McClernon menambahkan bahwa yang membuat rokok menjadi barang yang bisa membuat seseorang ketagihan adalah karena ada nikotinnya. Peneliti mempelajari lebih banyak lagi mengenai efek sensor seperti cita rasa, bau dan kebiasaan rutin dari perokok. Ternyata didapatkan bahwa cita rasa memiliki efek yang paling penting bagi seorang perokok.
Partisipan dari penelitian ini mengatakan bahwa beberapa makanan dan minuman
tertentu bisa sangat merusak cita rasa dari rokok tapi ada juga yang justru membuat cita rasa rokok menjadi lebih nikmat terutama yang mengandung kafein.
"Kami merasa terkejut saat perokok mengatakan bahwa jus dan makanan produk susu bisa merusak cita rasa dari rokok," ujar McClernon. Meskipun belum dapat dipastikan apa yang membuat makanan tersebut bisa memperburuk cita rasa rokok dan bisa membuat perokok tidak mau merokok lagi.
McCleron mengatakan jika bisa ditemukan apa yang membuat makanan tersebut memperburuk rasa rokok, mungkin nantinya hal ini bisa digunakan untuk pengembangan terbaru mengenai perawatan agar bisa berhenti merokok. Selain itu banyak mengonsumsi sayuran, buah dan susu yang diketahui merusak rasa rokok, malah membuat hidup seseorang menjadi lebih sehat.
Memang tidak mudah untuk mengajak seseorang lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah bahkan pada orang yang tidak merokok sekalipun. Tapi jika dilakukan sedikit demi sedikit seperti mulai mengganti teh atau kopi dengan susu dan mengurangi konsumsi daging, seseorang mungkin akan lebih mudah untuk berhenti merokok secara bertahap.
Rokok memang membuat seseorang menjadi ketagihan dan sangat sulit untuk bisa lepas, tapi bukan berarti seseorang tidak bisa lepas dari rokok. Dengan penemuan terbaru ini, orang bukan hanya bisa lepas dari rokok tapi juga bisa memperbaiki kesehatan hidupnya dengan lebih banyak mengonsumsi sayuran, buah dan susu.
Dilarang Minum Air Putih Sebelum Makan
Untuk mengurangi makan berlebih banyak orang minum air terlebih dahulu sesaat sebelum makan. Sebaiknya hilangkan kebiasaan itu, jika ingin minum sebelum makan lakukanlah satu jam sebelum waktu makan.
Mengonsumsi air terlalu banyak tepat sebelum makan memang membuat Anda kehilangan nafsu makan karena lambung menjadi penuh. Tapi minum air sesaat sebelum makan akan membuat proses penyerapan makanan oleh enzim menjadi lebih sulit.
Karena air yang diminum butuh waktu 30 menit mengalir dari lambung menuju usus. Sehingga jika minum sesaat sebelum makan, belum sempat air menuju usus sudah ditambah dengan makanan yang membuat enzim bekerja lebih sulit.
Profesor Hiromi Shinya MD, pakar enzim yang juga guru besar kedokteran di Albert Einstein College of Medicine AS, seperti dikutip dari karangannya, 'The Miracle of Enzyme', Sabtu (20/2/2010), menyarankan agar minum air putih dilakukan 1 jam sebelum waktu makan.
Seperti halnya tanaman, menurutnya ada periode yang baik untuk minum karena pengairan yang berlebihan pada tanaman akan membuat tanaman menjadi busuk dan layu. Sehingga ada periode waktu yang sesuai untuk tubuh minum air.
Cara ideal untuk mencukupi kebutuhan air untuk tubuh adalah:
1-3 gelas saat bangun tidur pada pagi hari
2-3 gelas, 1 jam sebelum makan siang
2-3 gelas, 1 jam sebelum makan malam.
Menurutnya yang harus diperhatikan adalah minum air setelah bangun tidur karena cairan yang hilang harus cepat diganti saat bangun tidur.
Profesor Hiromi tidak menyarankan minum air sebelum tidur tapi jika sangat haus bisa dilakukan satu jam sebelum waktu tidur.
Minum air sesaat sebelum tidur bisa mencegah terjadinya aliran balik. Walaupun hanya air, jika bercampur dengan asam lambung bisa memasuki tenggorokan dan terhirup ke dalam paru-paru yang dikhawatirkan risiko menderita pneumonia.
Biasakanlah tidur dengan perut kosong karena tenggorokan dirancang agar tidak ada yang masuk ke dalamnya selain udara. Jika masih ada makanan atau minuman, isi lambung akan meluap naik menuju kerongkongan saat Anda merebahkan diri. Saat itu terjadi, tubuh akan menyempitkan saluran pernapasannya dan menghentikan pernapasan Anda untuk mencegah isi lambung memasuki tenggorokan.
Banyak kejadian orang meninggal akibat serangan jantung pada dini hari. Penyebabnya adalah karena asam yang mengalir balik sebagai akibat makan atau minum larut malam, dan berakhir pada tertutupnya saluran pernapasan, kemudian napas jadi tidak teratur, kadar oksigen dalam darah berkurang dan akhirnya kurang persediaan oksigen menuju otot jantung.
Diakuinya, kebutuhan minum tiap orang berbeda tapi biasakan untuk minum air 6-8 gelas per hari (1,5-2 liter) untuk orang dewasa. Jika cuaca sangat panas misalnya maka orang akan membutuhkan minum yang lebih banyak. Sebaliknya orang yang mengalami sistem pencernaan lemah dapat mengalami diare jika minum terlalu banyak.
Banyaknya air yang dibutuhkan seseorang berbeda-beda tergantung pada ukuran tubuh orang tersebut dan apa yang dianggap sesuai untuk tubuhnya. Hanya saja tetap perhatikan waktu-waktu untuk minum yang ideal, di luar kebutuhan minum lainnya.
Jika kebutuhan air terpenuhi dengan baik maka Anda akan jarang terkena sakit. Saat kebutuhan air terpenuhi, air akan melembabkan area-area dalam tubuh yang mudah diserang oleh bakteri dan virus seperti daerah bronkus (pipa saluran pernapasan), mukosa lambung dan usus. Dengan begitu sistem kekebalan tubuh menjadi aktif sehingga area-area tersebut menjadi sulit diserang virus atau bakteri.
Sebaliknya jika air yang dikonsumsi kurang, membran mukus pada bronkus akan mengalami dehidrasi dan mengering, dimana dahak dan lendir diproduksi dalam bronkus. Jika tidak ada air yang cukup maka dahak dan lendir akan menempel pada bronkus yang kemudian menjadi tempat berkembangbiaknya virus dan bakteri.
Air penting bagi tubuh. Jika tidak ada air orang tidak hanya kekurangan gizi, tapi kotoran dan racun juga akan terkumpul di dalam sel dan tidak dapat dikeluarkan. Efek buruknya, racun yang terakumulasi itu akan merusak sel-sel gen yang salah satunya bisa menyebabkan berubahnya gen menjadi sel kanker.
Mitos Menggunakan Kondom
Ada banyak mitos tentang kondom yang membuat orang ragu menggunakannya. Agar tak salah kaprah, ketahuilah fakta dan manfaatnya.
Mitos: Tetap bisa hamil meski pakai kondom
Fakta: Kondom dibuat dengan tujuan mencegah kehamilan. Memang tetap ada risiko bocor atau kondom sobek, tapi persentasenya sangat kecil.
Mitos: Kondom mengurangi kenikmatan seksual
Fakta: Saat ini proses pembuatan kondom sudah mengalami banyak perbaikan. Kondom dibuat dari material yang tipis, elastis, dan awet sehingga tidak mengurangi sensitivitas kulit. Kondom juga tersedia dalam aneka pilihan warna dan rasa yang dapat membuat permainan cinta Anda dan pasangan semakin membara.
Mitos: Kondom menimbulkan alergi
Fakta: Kebanyakan kondom terbuat dari lateks. Hanya 1-3 persen orang yang alergi terhadap bahan ini. Ada pula kondom nonlateks. Jika Anda alergi lateks, pilih kondom berbahan baku poliuretan. Kedua jenis kondom ini terbukti sama efektifnya.
Mitos: Kondom lebih baik dipakai bersama krim, pelumas, dan gel
Fakta: Gel, krim tertentu, baby oil atau hand body, justru dapat memicu rasa gatal, terbakar, dan reaksi alergi lain. Zat-zat di dalam gel dan krim juga dapat merusak kondom. Krim dan pelumas mengandung minyak yang dapat cepat menciptakan lubang pada lateks. Jika ingin menggunakan pelumas, pilih kondom dari bahan poliuretan karena aman digunakan bersama minyak dan pelumas berbahan dasar air.
Mitos: Memasang kondom meredupkan ereksi
Fakta: Hal ini memang dialami sejumlah orang. Namun, data yang ada, kebanyakan lelaki bisa mempertahankan ereksi selama 15 detik selama memasang kondom.
Mitos: Tetap bisa hamil meski pakai kondom
Fakta: Kondom dibuat dengan tujuan mencegah kehamilan. Memang tetap ada risiko bocor atau kondom sobek, tapi persentasenya sangat kecil.
Mitos: Kondom mengurangi kenikmatan seksual
Fakta: Saat ini proses pembuatan kondom sudah mengalami banyak perbaikan. Kondom dibuat dari material yang tipis, elastis, dan awet sehingga tidak mengurangi sensitivitas kulit. Kondom juga tersedia dalam aneka pilihan warna dan rasa yang dapat membuat permainan cinta Anda dan pasangan semakin membara.
Mitos: Kondom menimbulkan alergi
Fakta: Kebanyakan kondom terbuat dari lateks. Hanya 1-3 persen orang yang alergi terhadap bahan ini. Ada pula kondom nonlateks. Jika Anda alergi lateks, pilih kondom berbahan baku poliuretan. Kedua jenis kondom ini terbukti sama efektifnya.
Mitos: Kondom lebih baik dipakai bersama krim, pelumas, dan gel
Fakta: Gel, krim tertentu, baby oil atau hand body, justru dapat memicu rasa gatal, terbakar, dan reaksi alergi lain. Zat-zat di dalam gel dan krim juga dapat merusak kondom. Krim dan pelumas mengandung minyak yang dapat cepat menciptakan lubang pada lateks. Jika ingin menggunakan pelumas, pilih kondom dari bahan poliuretan karena aman digunakan bersama minyak dan pelumas berbahan dasar air.
Mitos: Memasang kondom meredupkan ereksi
Fakta: Hal ini memang dialami sejumlah orang. Namun, data yang ada, kebanyakan lelaki bisa mempertahankan ereksi selama 15 detik selama memasang kondom.
Manfaat Air Garam
Berendam air garam membantu melepaskan racun dari tubuh. Untuk mandi dan sekaligus detox,
Anda bisa menggunakan garam Inggris, garam laut, atau garam dari Laut Mati. Cara-cara ini akan membantu menambah proses detoxifikasi melalui keringat.
Air garam untuk di minum
Oralit adalah larutan untuk mengobati diare. Bila tidak ada oralit, dapat juga digunakan larutan gula-garam, yaitu dua sendok teh gula dan setengah sendok teh garam dapur dilarutkan ke dalam satu gelas air matang. Tujuannya adalah untuk mencegah dehidrasi
Air garam untuk sakit gigi & mengurangi radang gusi
Adapun teknik dan cara pembuatan larutan garamnya adalah
dengan mencampurkan garam dapur sebanyak 3,75 gram kedalam 250 ml air aquades hangat atau setara dengan segelas air minum biasa.
Kemudian dikocok dengan sendok sampai larut secara merata. Berkumur dilakukan selama 1 menit dengan mengganti obat kumur sebanyak dua kali'
Berkumur dengan menggerakkan oto-otot pipi, bibir dan lidah secara maksimal, setelah berkumur usahakan untuk tidak makan, minum atau berkumur dengan larutan lain selama ±1 menit. Hal ini bertujuan agar larutan garam tersebut dapat bereaksi lebih lama terhadap jaringan yang meradang.
Berkumur tersebut dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari yaitu pagi setelah makan dan malam sebelum tidur selama batas waktu yang tidak ditentukan.
Selama penggunaan kemungkinan akan menimbulkan beberapa efek samping seperti rasa mual untuk beberapa orang yang sensitif dengan rasa asin, dan bisa juga menimbulkan iritasi ringan dalam rongga mulut jika konsentrasinya terlalu tinggi.
Jumat, 25 Juni 2010
Apa Menonton TV Beresiko Terkena Gangguan Jantung?
Gaya Hidup – Penelitian terbaru menemukan setiap jam Anda menghabiskan waktu di depan televisi (TV), meningkatkan resiko gangguan kesehatan.
Studi dari Medical Research Council menyimpulkan bahwa setiap jam di depan TV meningkatkan resiko kematian karena gangguan jantung sebanyak 7 persen. Setiap orang yang menghabiskan 4 jam per hari untuk mencari acara favorit di TV beresiko 28 persen resiko jantung.
Hampir satu dekade peneliti mempelajari 13.197 orang berusia 30 tahun ke atas, baik lelaki maupun wanita di Norfolk, Inggris. Selama masa penelitian, 373 partisipan meninggal karena serangan jantung.
Ditemukan frekuensi menonton TV merupakan pertanda signifikan dari kemungkinan penyebab gangguan jantung yang mematikan.
Peneliti mengestimasi sebanyak delapan persen kematian dapat dihindari jika frekuensi menonton TV dikurangi dari empat jam menjadi satu jam per hari. Cara ini dapat menyelamatkan 30 jiwa.
Studi yang dimuat International Journal of Epidemiology ini menjabarkan bahwa tubuh kita tidak dirancang untuk duduk terlalu lama. Menonton TV membuat kita terpaku untuk duduk dan lupa menggerakkan tubuh hingga berjam-jam.
Selama piala dunia berlangsung, ada baiknya Anda memanfaatkan waktu jeda dengan berjalan-jalan daripada tetap duduk.
Studi dari Medical Research Council menyimpulkan bahwa setiap jam di depan TV meningkatkan resiko kematian karena gangguan jantung sebanyak 7 persen. Setiap orang yang menghabiskan 4 jam per hari untuk mencari acara favorit di TV beresiko 28 persen resiko jantung.
Hampir satu dekade peneliti mempelajari 13.197 orang berusia 30 tahun ke atas, baik lelaki maupun wanita di Norfolk, Inggris. Selama masa penelitian, 373 partisipan meninggal karena serangan jantung.
Ditemukan frekuensi menonton TV merupakan pertanda signifikan dari kemungkinan penyebab gangguan jantung yang mematikan.
Peneliti mengestimasi sebanyak delapan persen kematian dapat dihindari jika frekuensi menonton TV dikurangi dari empat jam menjadi satu jam per hari. Cara ini dapat menyelamatkan 30 jiwa.
Studi yang dimuat International Journal of Epidemiology ini menjabarkan bahwa tubuh kita tidak dirancang untuk duduk terlalu lama. Menonton TV membuat kita terpaku untuk duduk dan lupa menggerakkan tubuh hingga berjam-jam.
Selama piala dunia berlangsung, ada baiknya Anda memanfaatkan waktu jeda dengan berjalan-jalan daripada tetap duduk.
Rabu, 23 Juni 2010
Ilmu Menyelamatkan Nyawa
ILMU SEDERHANA UNTUK MENYELAMATKAN NYAWA
Ini dari milis Iluni MMUI (Ikatan Alumni Magister Manajemen Universitas Indonesia), mudah mudahan bermanfaat.
1. Dehidrasi
2. Tersedak
DEHIDRASI
Anak kami sakit panas. Tiap kali makan dan minum dia muntah. Dalam kondisi lemah setelah dua hari sulit menelan makanan, kami hanya bisa untuk berusaha memberinya minum, dan itu tidak mudah. Setelah lewat empat hari, akhirnya anak kami dibawa ke rumah sakit untuk diinfus.
Sesuai perkiraan, penyakitnya dikarenakan virus flu yang menyebabkan batuk pilek hebat sehingga menurunkan secara drastis nafsu makan. Setelah masa kritis hari kelima, anak itu mulai sembuh sendiri. Anak kami itu berusia 23 bulan. Dehidrasi adalah ancaman kematian yang menyebabkan lebih dari satu juta anak di dunia meninggal dunia tiap tahunnya. Penyebab paling umum adalah diare yang kabarnya menyebabkan lebih dari 1,5 juta anak kecil di negara berkembang meninggal dunia setiap tahunnya. Lebih dari ¾ tubuh kita adalah cairan. Kehilangan 10% saja akan menyebabkan organ-organ vital tidak berfungsi, yang diikuti dengan kematian. Jika kejadiannya parah, seperti pada kolera, kematian dapat terjadi hanya dalam waktu 8 jam.
Untuk mencegah dehidrasi cukup sederhana, berikan saja oralit. Kematian dapat dihindari dengan pengetahuan sederhana ini.
Bagaimana cara membuat oralit? (bayangkan Anda di dusun kecil yang sulit menemukan oralit sachet seperti halnya di kota )
James Grant, yang pernah menjabat sebagai direktur UNICEF selama beberapa tahun, selalu membawa bungkusan paket dalam kantongnya : satu sendok teh garam dan delapan sendok teh gula – bahan membuat oralit bila dicampurkan dengan satu liter air. Ketika ia bertemu dengan para perdana menteri negara-negara berkembang, ia akan mengeluarkan paket garam dan gula tersebut, lalu berkata, “ Apakah Anda mengetahui bahwa paket ini harganya kurang dari satu cangkir teh dan dapat menyelamatkan ratusan ribu nyawa anak-anak di negara Anda?”
Saya ingat cerita paket di kantong tersebut. Tapi saya tetap lupa cara membuatnya. Saya harus membongkar kumpulan buku untuk menemukan Made to Stick, buku yang memuat cerita tersebut. Sekarang, agar mudah ingat, saya buatkan visualisasinya.
Jadi, resep Oralit untuk menyelamatkan jutaan nyawa adalah : ORALIT = 1 sendok TEH GARAM + 8 sendok TEH GULA + 1 liter AIR
Sengaja kata TEH saya besarkan supaya kita selalu ingat bahwa yang digunakan adalah sendok teh. Lalu berapa banyak 1 LITER AIR itu? 1 LITER AIR = 5 GELAS NORMAL
(ukuran umumnya gelas adalah 200 cc air. Ada juga gelas yang 250 cc )
Supaya lebih ingat saya buatkan Rumus :
Jadi RUMUS AJAIB-nya : 1 8 1 (1 sendok teh garam, 8 sendok teh gula, 1 liter air).
TERSEDAK
Masih ada satu cerita lain. Ini kisah nyata yang membuat saya terus bersedih. Suatu ketika saya dengan teman-teman sedang makan sate. Kemudian seorang teman menyatakan betapa ia ngeri setiap melihat sate yang potongannya besar-besar.
“Kenapa?” tanya saya.
“Saya ingat keponakan yang meninggal karena makan sate,” katanya. Dia bercerita, waktu itu sedang ada syukuran dengan makan-makan. Dia masih ingat melihat si kecil keponakannya yang berlari-lari sambil membawa sate. Usianya sekitar 4 tahun.
Kemudian musibah datang. Anak kecil itu tercekik daging sate. Semua orang berusaha menolong. Anak itu dibalik, dipukul-pukul belakang lehernya (bahkan sampai biru-biru, kata dia sambil matanya berkaca-kaca) . Daging sate tak juga keluar. Lalu mereka mencari angkot untuk membawa anak itu ke rumah sakit. Dia masih melihat anak kecil itu tersengal-sengal menarik nafas di kendaraan. Pemandangan yang sungguh memilukan.
Tuhan berkehendak lain. Anak itu meninggal di perjalanan.
KALAU ANAK ANDA TERSEDAK MAKANAN KENYAL, keluarkan PAKAI SEDOTAN!
Sampai di rumah sakit, petugas memberi tahu bahwa untuk mengeluarkan benda yang mencekik tenggorokan, cukup dengan memasukkan SEDOTAN MINUM ke kerongkongan. Lalu hisap sehingga benda itu menempel. Lalu tarik. Sesederhana itu.
Menangislah semua orang. Betapa sederhananya untuk menyelamatkan nyawa.Betapa berharganya ilmu untuk menyelamatkan nyawa.
Semoga lebih banyak jiwa yang terselamatkan dengan pengetahuan sederhana ini. Amin.
Oleh Imam Asseyka Zega
Ini dari milis Iluni MMUI (Ikatan Alumni Magister Manajemen Universitas Indonesia), mudah mudahan bermanfaat.
1. Dehidrasi
2. Tersedak
DEHIDRASI
Anak kami sakit panas. Tiap kali makan dan minum dia muntah. Dalam kondisi lemah setelah dua hari sulit menelan makanan, kami hanya bisa untuk berusaha memberinya minum, dan itu tidak mudah. Setelah lewat empat hari, akhirnya anak kami dibawa ke rumah sakit untuk diinfus.
Sesuai perkiraan, penyakitnya dikarenakan virus flu yang menyebabkan batuk pilek hebat sehingga menurunkan secara drastis nafsu makan. Setelah masa kritis hari kelima, anak itu mulai sembuh sendiri. Anak kami itu berusia 23 bulan. Dehidrasi adalah ancaman kematian yang menyebabkan lebih dari satu juta anak di dunia meninggal dunia tiap tahunnya. Penyebab paling umum adalah diare yang kabarnya menyebabkan lebih dari 1,5 juta anak kecil di negara berkembang meninggal dunia setiap tahunnya. Lebih dari ¾ tubuh kita adalah cairan. Kehilangan 10% saja akan menyebabkan organ-organ vital tidak berfungsi, yang diikuti dengan kematian. Jika kejadiannya parah, seperti pada kolera, kematian dapat terjadi hanya dalam waktu 8 jam.
Untuk mencegah dehidrasi cukup sederhana, berikan saja oralit. Kematian dapat dihindari dengan pengetahuan sederhana ini.
Bagaimana cara membuat oralit? (bayangkan Anda di dusun kecil yang sulit menemukan oralit sachet seperti halnya di kota )
James Grant, yang pernah menjabat sebagai direktur UNICEF selama beberapa tahun, selalu membawa bungkusan paket dalam kantongnya : satu sendok teh garam dan delapan sendok teh gula – bahan membuat oralit bila dicampurkan dengan satu liter air. Ketika ia bertemu dengan para perdana menteri negara-negara berkembang, ia akan mengeluarkan paket garam dan gula tersebut, lalu berkata, “ Apakah Anda mengetahui bahwa paket ini harganya kurang dari satu cangkir teh dan dapat menyelamatkan ratusan ribu nyawa anak-anak di negara Anda?”
Saya ingat cerita paket di kantong tersebut. Tapi saya tetap lupa cara membuatnya. Saya harus membongkar kumpulan buku untuk menemukan Made to Stick, buku yang memuat cerita tersebut. Sekarang, agar mudah ingat, saya buatkan visualisasinya.
Jadi, resep Oralit untuk menyelamatkan jutaan nyawa adalah : ORALIT = 1 sendok TEH GARAM + 8 sendok TEH GULA + 1 liter AIR
Sengaja kata TEH saya besarkan supaya kita selalu ingat bahwa yang digunakan adalah sendok teh. Lalu berapa banyak 1 LITER AIR itu? 1 LITER AIR = 5 GELAS NORMAL
(ukuran umumnya gelas adalah 200 cc air. Ada juga gelas yang 250 cc )
Supaya lebih ingat saya buatkan Rumus :
Jadi RUMUS AJAIB-nya : 1 8 1 (1 sendok teh garam, 8 sendok teh gula, 1 liter air).
TERSEDAK
Masih ada satu cerita lain. Ini kisah nyata yang membuat saya terus bersedih. Suatu ketika saya dengan teman-teman sedang makan sate. Kemudian seorang teman menyatakan betapa ia ngeri setiap melihat sate yang potongannya besar-besar.
“Kenapa?” tanya saya.
“Saya ingat keponakan yang meninggal karena makan sate,” katanya. Dia bercerita, waktu itu sedang ada syukuran dengan makan-makan. Dia masih ingat melihat si kecil keponakannya yang berlari-lari sambil membawa sate. Usianya sekitar 4 tahun.
Kemudian musibah datang. Anak kecil itu tercekik daging sate. Semua orang berusaha menolong. Anak itu dibalik, dipukul-pukul belakang lehernya (bahkan sampai biru-biru, kata dia sambil matanya berkaca-kaca) . Daging sate tak juga keluar. Lalu mereka mencari angkot untuk membawa anak itu ke rumah sakit. Dia masih melihat anak kecil itu tersengal-sengal menarik nafas di kendaraan. Pemandangan yang sungguh memilukan.
Tuhan berkehendak lain. Anak itu meninggal di perjalanan.
KALAU ANAK ANDA TERSEDAK MAKANAN KENYAL, keluarkan PAKAI SEDOTAN!
Sampai di rumah sakit, petugas memberi tahu bahwa untuk mengeluarkan benda yang mencekik tenggorokan, cukup dengan memasukkan SEDOTAN MINUM ke kerongkongan. Lalu hisap sehingga benda itu menempel. Lalu tarik. Sesederhana itu.
Menangislah semua orang. Betapa sederhananya untuk menyelamatkan nyawa.Betapa berharganya ilmu untuk menyelamatkan nyawa.
Semoga lebih banyak jiwa yang terselamatkan dengan pengetahuan sederhana ini. Amin.
Oleh Imam Asseyka Zega
Memahami dan Kupas Tuntas Tentang STRESS
Dewasa ini setiap orang berbicara tentang stres. Kita mendengar topik ini sebagai bahan pembicaraan sehari-hari, baik di radio, televisi, surat kabar dan diberbagai konferensi maupun di kalangan Universitas. Sayangnya hanya sedikit saja orang yang mengerti konsep stres yang benar. Manager menganggap stres sebagai frustasi atau ketegangan emosi; pengatur lalu lintas pesawat berpendapat sebagai problem konsentrasi; seorang remaja yang kandas cita-citanya dan para atlit yang gagal berprestai karena ketegangan otot. Secara umum pengertian stres adalah suatu bentuk ketegangan yang mempengaruhi fungsi alat-alat tubuh. Kalau ketegangan itu berlebihan sehingga menggangu fungsi alat-alat tubuh tadi, maka keadaan demikian disebut dengan istilah distres. Stres dalam kehidupan tidak dapat dihindarkan. Masalahnya adalah bagaimana manusia hidup dengan stres tanpa harus mengalami distres. Perubahan-perubahan sosial yang cepat sebagai konsekuensi modernisasi mempunyai dampak pada kehidupan. Tidak semua orang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan tersebut, pada gilirannya dapat menimbulkan ketegangan atau stres pada dirinya. Stres sendiri merupakan hasil dari perkembangan teknologi yang demikian cepatnya dalam abad ke duapuluh satu ini, suatu ironi kehidupan. Manusia menciptakan berbagai macam produk untuk meningkatkan taraf hidupnya, untuk hidup lebih efisien, namun dalam proses memproduksi berbagai macam produksi, manusia harus menghadapi berbagai macam kondisi, yang dapat menimbulkan stres yang lebih banyak.
Seorang yang menderita stres, selain terwujud dalam berbagai macam penyakit, dapat pula terungkap melalui ketidak mampuannya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya, sehingga menderita gangguan kecemasan, depresi dan gangguan psikosomatik. Penderitaan fisik dan/atau psikik menyebabkan orang tak dapat berfungsi secara wajar, tak mampu berprestasi tinggi dan sering menjadi masalah bagi lingkungannya (di rumah, di tempat kerja atau lingkungan sosial lain), merupakan akibat dari stres yang berkelanjutan.
Makalah ini berupaya membahas masalah stres dan upaya penanggulangannya. Mula-mula akan dibahas arti dari stres, jenis stres, dampaknya terhadap individu. Akhirnya akan dijelaskan berbagai macam cara atau metode yang dapat dilakukan sebagai upaya penanggulangan stres.
*
ARTI STRES
Istilah stres dalam fisika diartikan sebagai penggunaan kekuatan yang cukup besar terhadap suatu obyek atau sistem untuk merusaknya atau merubah bentuknya. Herbert Benson dalam bukunya “The Relaxation Response” memberi batasan stres sebagai “enviromental demands that require behavioral adjustment”. Batasan ini memberikan arti yang sama kepada stres sebagaimana artinya dalam fisika yaitu adanya suatu kekuatan di luar obyek yang terkena kekuatan tersebut. Dalam obyek timbul ketegangan tertentu untuk dapat mempertahankan bentuknya. Pada manusia kekuatan lingkungan juga menimbulkan ketegangan. Untuk dapat bertahan manusia perlu menyesuaikan perilaku dirinya. Jika tak berhasil dalam penyesuaian dirinya ia akan berubah bentuknya atau akan hancur.
Yang kurang diperhatikan dalam batasan di atas ialah kemampuan kognitif manusia. Manusia bukan merupakan organisasi yang secara refleks otomatis memberikan reaksi. manusia memiliki cognitive – appraisal system (Woolfolk & Richardson, 1979) sehingga ia memberikan arti kepada apa yang terjadi di lingkungannya. Peritiwa atau kejadian di sekitar kita perlu kita alami atau hayati sebagai suatu stres berdasarkan arti atau interpretasi yang kita berikan terhadap peristiwa tersebut, bukan karena peristiwa itu sendiri. Misalnya pelamar menghadapi wawancara seleksi. Ada pelamar yang menghayati wawancara seleksi ini sebagai suatu stres, pelamar lain sama sekali tak merasakannya. Yang merasakan wawancara seleksi sebagai suatu stres memberikan arti bahwa wawancara seleksi ini dapat merubah kehidupannya. Kalau hasil wawancara diterima, ia akhirnya akan mendapat pekerjaan. Jadi lingkungan hanya memberikan tuntutan (yang menimbulkan stres), jika tuntutan tersebut dipersiapkan atau dihayati sebagai tuntutan. Tuntutan juga tidak akan menimbulkan stres, jika tuntutan tersebut dipersepsikan sebagai tak berarti, atau jika tak ada suatu akibat apa pun.
Seorang tenaga kerja melanggar suatu peraturan tak mengalami pelanggarannya sebagai suatu stres, karena melihat tak akan ada sanksi terhadap perbuatannya. Selain tuntutan lingkungan harus dipersiapkan sebagai tuntutan dan dipersepsikan akan mempunyai akibat yang merugikan, timbulnya stres juga ditentukan oleh sejauh mana seseorang menganggap bahwa ia dapat atau mampu memberikan jawaban yang berhasil terhadap tuntutan tersebut. Seorang salesman yang harus mencapai sasaran penjualan produk minimum dalam satu bulan, tak akan mengalami stres jika ia merasa yakin ia mampu menjual produk lebih banyak dari yang ditentukan. Sebaliknya jika ia merasa tak mampu mencapai sasaran tersebut, karena berbagai macam hal (misalnya belum berpengalaman, atau daerah penjualannya “kering” dan sebagainya), maka ia akan mengalami stres. Dapat disimpulkan bahwa stres bukan terletak di luar diri kita, di lingkungan kita, melainkan terletak dalam diri kita sendiri.
Aspek lain dari stres ialah bahwa stres membuat organisme waspada, siaga atau aktif, menggerakkan organisme. Penggerakan ini dapat bercorak intelektual, emosional, faali, atau perilaku. Seorang staf dari bagian penelitian dan pengembangan yang mengalami stres karena masalah kualitas produk yang harus ditingkatkan dapat mencapai tingkat kesiagaan intelektual yang tinggi, lebih tinggi dari biasanya. Jika tenaga kerja merasa terancam akan kena Pemutusan Hubungan Kerja, akan timbul reaksi emosional.
Pergerakan faali akan terjadi setiap kali orang mengalami stres. Bila terjadi kebakaran maka orang langsung memperhatikan bentuk perilaku penyelamatan (memadamkan kebakaran atau lari). Pergerakan yang sering dikaitkan dengan stres adalah fight-or-flight-response (jawaban lawan – atau – lari). Jawaban lawan-atau-lari merupakan pola terkoordinasi dari jawaban-jawaban yang terjadi jika badan menghadapi suatu keadaan darurat. Secara umum dapat dikatakan bahwa orang dapat bereaksi menghadapi (melawan) stres atau menghindari (meninggalkan/lari) dari stres.
Sebagai kesimpulan dari uraian di atas dapat diberikan batasan dari Woolfolk & Richardson (1979) yaitu bahwa stres adalah suatu persepsi dari ancaman atau dari suatu bayangan akan adanya ketidak senangan, yang menggerakkan, menyiagakan, atau membuat aktif organisme.
*
JENIS STRES
1. Stres dapat bersifat organobiologik (fisik), seperti :
1. kelelahan fisik, seorang karyawan swasta yang kuliah lagi.
2. rudapaksa fisik, kecelakaan yang menyebabkan kelumpuhan pada seseorang.
3. gizi kurang (malnutrition), seperti anak Somalia dengan tatapan mata yang sayu.
4. penyakit infeksi, penyakit tipus sering diikuti dengan tingkah laku sangat gelisah.
5. tindakan operasi, operasi payudara dapat menyebabkan stres berat pada seorang wanita.
2. Stres juga dapat bersifat psiko-edukatif.
Ini berarti ia berasal dari alam psikologik (kejiwaan) dan alam pendidikan (edukasi) dari individu yang bersangkutan. Walaupun jenis-jenis stres itu dapat disebutkan satu demi satu, perlu diketahui bahwa semua jenis stres itu berpengaruh secara menyeluruh (integratif) terhadap perilaku individu. Dengan demikian, tidak jarang dapat ditemukan suatu “pola stres” tertentu :
i) Berbagai konflik dan frustasi yang berhubungan dengan kehidupan urban/modern.
* konflik menantu dan mertua yang berkelanjutan, karena berbagai ketidakcocokan padahal tinggal bersama.
* ibu-rumah tangga yang frustasi tidak boleh bekerja lagi padahal berpendidikan tinggi.
ii) Berbagai kondisi yang mengakibatkan sikap atau perasaan “rendah diri” sehingga individu “benar-benar” merasa dirinya terpukul “Antara lain dapat disebabkan kegagalan dan rasa rendah diri di mana terasa sekali bahwa “ideal yang diidam-idamkan” tidak mungkin tercapai, contoh: remaja putri yang tidak berhasil dalam sipenmaru.
iii) Berbagai kondisi kehilangan “status” dan perasaan dirinya “cacat” atau “habis riwayatnya”. Umpamanya bila orang benar diberhentikan dari posisinya, benar kehilangan sebagian besar keuangannya yang dihimpunnya selama hidupnya, benar kehilangan kawan karib/kawan seperjuangan/istri atau suami yang sangat dicintainya. Begitu pula seorang suami yang tertekan karena karier dan penghasilan istri melesat tinggi dibandingkan dengan dirinya.
iv) Berbagai kondisi iri hati karena dalam membandingkan diri dengan orang lain / pihak lain (status, posisi, kekayaan, dll). Misalnya seorang karyawan yang mempunyai kemampuan dan pendidikan lebih tinggi hanya menduduki jabatan yang lebih rendah, sedangkan yang berada diposisi tersebut kurang kemampuannya tetapi masih ada hubungan keluarga dengan pimpinan kantor.
v) Berbagai kondisi kekurangan yang dihayati sebagai sesuatu cacat yang menentukan kehidupan, umpama: penampilan fisik, jenis kelamin, usia, intelegensi, kondisi cacat (handicap). Misalnya seorang ibu walaupun cukup menarik tetap merasa kurang karena hidungnya yang kurang mancung.
vi) Berbagai kondisi perasaan bersalah/berdosa. Tidak jarang berhubungan dengan kode moral etik yang dijunjung tinggi secara pribadi, tetapi gagal dianut dalam praktek. Seseorang yang tergoda orang ketiga sewaktu pasangannya sedang tugas belajar kemudian merasa berdosa karena menghianati suaminya.
*
3. Stres sosio-kultural
1. Kehidupan modern menempatkan individu-individu dalam suatu “kancah stres sosio-kultural” yang cukup besar. Perubahan-perubahan sosial / ekonomi dan sosial budaya berdatangan secara bertubi-tubi. Berbagai kondisi stres dapat dikemukakan secara lebih terperinci, diantaranya :
2. Berbagai fluktuasi ekonomi dan akibatnya (menciutnya anggaran rumah tangga; pengangguran; kegelisahan tertentu yang menimpa pribadi individu maupun kelompok, dan lain-lain). Bayangkan seorang istri yang harus mengatur gaji untuk kebutuhan 1 (satu) bulan semakin bingung karena kenaikan gaji yang diterima tidak memadai dengan kenaikan barang kebutuhannya.
3. Kesenjangan hidup keluarga
4. Berbagai indikator sosial kultural dapat dipergunakan untuk menilai hal tersebut, diantaranya jumlah perceraian; konflik yang mengakibatkan keretakan rumah tangga, berbagai kekecewaan dan sebagainya. Pengaruh urbanisasi dan modernisasi dengan peningkatan tuntutan dan efisiensi hidup dan finansiil / materiil tidak jarang melandasi kehidupan keluarga. Demikian pula tidak terpenuhinya hal-hal di bidang lain, “peranan” yang diharapkan dijalankan oleh pihak suami/istri mertua/orang tua/anak/menantu dan lain-lain.
5. Ketidakpuasan bekerja
6. Dalam hubungan dengan kepuasan bekerja ternyata cukup banyak orang menganggap hal itu hanya “sekedarnya” apa boleh buat “merasa terpaksa karena tuntutan hidup”, sehingga mungkin tidak lebih dari 1/4 atau 1/3 jumlah tenaga kerja benar-benar yakin bahwa ia memperoleh kepuasan bekerja dalam menjalankan profesi/pekerjaannya. Salah satu faktor tersusupnya secara makin infiltratif yang disebut “teknologi modern” (menengah atau tinggi) yang makin menggolong-golongkan individu dalam segmen-segmen kerja yang anonim tanpa kemungkinan kreativitas yang sungguh-sungguh kecuali mengikuti petunjuk-petunjuk yang sudah dibakukan secara ketat. Karena itu pengaruh dan fungsi kesehatan jiwa makin terasa penting.
7. Persaingan yang tajam, keras dan kadang tidak sehat
8. Sukses yang dicapai berbagai orang tidak selalu disebabkan karena keunggulan-keunggulan yang obyektif. Bila latar belakang itu diketahui oleh lingkungan luas, maka sukses “semu” yang dicapainya itu dapat menimbulkan stres-stres tertentu. Oleh sebab itu, mungkin suatu pendekatan yang lebih merata dan “sportif” dapat lebih mengikat hati, dihargai dan mempesona. Walaupun demikian, dalam masyakarat umum yang dijadikan “idola dan idealisme” sering mereka yang sudah berhasil menggondol hadiah utama atau posisi puncak.
9. Diskriminasi
10. Walaupun telah dibuka kesempatan yang sama antara pria dan wanita, kadang-kadang masih dijumpai diskriminasi dalam karier untuk tenaga kerja wanita yang tentunya dapat menghambat potensi individu tersebut.
11. Perubahan sosial yang cepat
12. Perubahan cepat tidak senantiasa perlu berakibat buruk, bila disertai dengan penyesuaian yang memadai di bidang etik dan moral konvensional. Bila kesejajaran ini tidak harmonis, maka pola kehidupan konvensional akan senantiasa merasa terancam dengan berbagai akibat yang tidak diharapkan. Dalam kondisi terburuk, maka nilai-nilai materialistik akan mendominasi sehingga nilai-nilai religius – moralitik – spiritualistik terpengaruh dan melemah karenanya. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya “benturan konflik”. Sebagian diungkapkan, dan untuk sebagian sekedar disimpan dalam hati untuk ditanggung dalam alam perasaan individu atau kelompok.
*
KEPRIBADIAN
Yaitu kumpulan corak kebiasaan yang digunakan seseorang untuk bereaksi terhadap rangsang baik yang berasal dari luar maupun dari dalam dan corak kebiasaan ini bersifat khas pada masing-masing individu.
Corak kepribadian yang relatif mudah atau peka ialah :
1. Orang yang bersifat hati-hati, takut gagal, takut memperoleh hinaan dan kesalahan.
2. Seseorang workaholic, seseorang yang senang sekali bekerja (tipe A)
3. Seseorang dengan kebutuhan untuk keberhasilan yang tinggi.
4. Seseorang yang kaku dalam proses berpikirnya, kurang lentur (rigid)
5. Orang yang sedang mengalami krisis tengah umur (midlife-crisis)
TANGGAPAN TUBUH TERHADAP STRES (Daya Adaptasi).
Menurut Selye, stres merujuk pada suatu reaksi yang kompleks di pihak organisme terhadap pengaruh atau dampak non-spesifik dari lingkungan (pengaruh atau dampak itu dinamakan “stresor” atau “stimulus”). Sesuai dengan berat ringannya stres dan lama-singkatnya stres berlangsung, tubuh menanggapinya dalam tiga tahap.
*
1. Tahap “reaksi peringatan atau alarm” (tanggapan terhadap bahaya).
Tanggapan ini berfungsi untuk mengerahkan sumber daya tubuh melawan stres. Pada awal tanggapan terhadap bahaya itu, untuk sesaat reaksi tubuh turun di bawah normal. Misalnya, tekanan darah, detak jantung, pernapasan berkurang. Tetapi reaksi tubuh itu segera berbalik naik. Darah mengalir lebih cepat, jantung berdetak lebih cepat, pernafasan lebih cepat, keringat banyak keluar. Hal ini terjadi misalnya waktu kita menghadapi keadaan darurat misalnya hampir terlanggar kendaraan waktu mau menyeberang jalan. Pada tahap ini, biasanya orang berjuang mengatasi stres dengan melawan (fight) atau lari (flight) dari sumber stres. Reaksi tubuh terhadap stres yang tinggi ini tak mungkin bertahan lama. Maka bila stres terlalu keras dan tak terhindarkan, serta reaksi tubuh yang intens tetap tak berkurang, organisme tubuh dapat hancur dalam beberapa saat, jam atau hari. Jika tahap ini dapat diatasi, maka menyusul :
*
2. Tahap “adaptasi atau resistensi”
Gejala-gejala semula menghilang. Terjadi penyesuaian dengan perubahan lingkungan, dan bersangkutan dengan ini terciptalah suatu peninggian “daya tahan”. Dampak stresor atas organisme berkurang atau dinetralisasi. Tubuh tidak banyak menunjukkan gejala-gejala stres, seolah-olah biasa saja. Tetapi tubuh yang sudah menahan stres itu menjadi lemah jika menghadapi stres baru, sehingga mudah terkena penyakit.
*
3. Tahap “kelelahan” (exhaustion)
Cadangan adaptasi yang tersedia dalam organisme telah terpakai habis. Sekarang timbul penyakit misalnya hipertensi, tukak lambung, encok, asthma, reaksi allergi, penyakit jantung dan disebut sebagai “penyakit adaptasi”.
*
DAMPAK STRES
Orang yang mengalami stres dapat mengalaminya hanya untuk sementara waktu saja atau dapat untuk waktu lama. Pada tahap yang terakhir stres psikologik akan menampakkan diri dalam bentuk sakit fisik dan sakit psikis. Kesehatan jiwa terganggu. Orang dapat menjadi agresif, dapat menjadi depresi, dapat menderita neurosis cemas, dapat menderita gangguan psikosomatik, dapat tidak sehat badan, yaitu menderita penyakit fisik :
- Tekanan darah tinggi
- Sakit jantung
- Sesak nafas (Asthma Bronkhial)
- Radang usus, tukak lambung atau usus.
- Sakit Kepala (Tension Headache)
- Sakit eksim kulit (Neurodermatitis)
- Konstipasi
- Arthritis
- Kanker, dll.
*
UPAYA PENCEGAHAN STRES
1. Jaga kesehatan fisik dengan makanan bergizi, cukup istirahat dan olahraga
2. Mempunyai kepercayaan kepada Tuhan YME, hidup dalam pengharapan dan iman serta menjalankan ajaran Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Menerima segala peristiwa dalam kehidupan sebagai pelajaran dan dapat mengambil hikmahnya.
4. Jika mempunyai masalah yang melibatkan emosi, cepat selesaikan dengan cara yang benar. Jangan memendam emosi dan konflik.
5. Belajar tidak egois dan selalu mau menolong orang lain
6. Percaya diri, tidak rendah diri dan senang dengan dirinya (dapat menerima diri apa adanya)
7. Nikmati, hayati, syukuri tiap-tiap menit yang berlalu (here and now, masa depan adalah serial dari masa sekarang)
8. Pupuklah benih-benih cinta (kasih sayang)
9. Kembangkan rasa humor
10. Carilah nilai-nilai perjuangan dalam hidup, sehingga kita dapat menghadapi kehidupan dengan ulet dan tahan bantingan.
*
UPAYA PENANGGULANGAN STRES
1. Pemberian obat (terapi medikamentosa).
* Jika sudah menderita gangguan Jiwa, pertama-tama penderita harus diberi obat dulu sesuai dengan diagnosisnya.
* Hal ini perlu untuk menghilangkan gejala, sehingga penderita kembali tenang dan dapat berpikir jernih, sehingga dapat diberikan psikoterapi.
*
2. Psikoterapi
Psikoterapi ialah suatu cara pengobatan terhadap masalah emosional seorang pasien yang dilakukan oleh seorang yang terlatih, dalam hubungan profesional secara sukarela, dengan tujuan untuk menghilangkan, mengubah atau menghambat gejala-gejala yang ada, mengoreksi perilaku yang terganggu dan mengembangkan pertumbuhan kepribadian secara positif.
*
3. Latihan relaksasi
Latihan relaksasi dapat mengurangi kecemasan (anxietas), dapat menidurkan mereka yang menderita insomnia dan dapat mengurangi rasa sakit kepala yang ditimbulkan oleh stres. Latihan relaksasi dapat dilaksanakan dengan prosedur :
1. relaksasi progresif (Jacobson)
2. autogenic training (Schultz)
3. biofeedback
4. meditasi
*
Semua prosedur diatas umumnya memiliki beberapa prinsip yang sama yakni :
1. diusahakan timbulnya pengendoran otot-otot tubuh.
2. harus dilakukan secara teratur dan berulang kali.
3. individu itu dianjurkan untuk memakai relaksasi ini dalam menghadapi situasi stres sehari-hari.
4. juga diberikan pada klien suatu prosedur kognitif untuk menciptakan pikiran yang tenang, umpama : pada autogenic training, mereka harus mengulang-ulang kalimat “lengan dan kakiku sekarang berat dan hangat”.
5. persamaan yang paling kuat dari semua model prosedur relaksasi di atas adalah atensi pasif, yakni suatu fenomena yang berlawanan dengan jawaban aktif atau perjuangan yang umum dilaksanakan dalam menghadapi stres. Umpama : autogenic training, klien diajarkan untuk melaksanakan konsentrasi pasif. Dalam bio-feedback training diajarkan untuk bertindak berlawanan dari “usaha keras”.
*
4. Upaya yang bersifat lingkungan
1. Keluarga. Seorang isteri / suami dapat merupakan sokongan sosial yang sangat berharga bagi seorang yang sedang menderita stres. Demikian pula halnya dengan orang tua bagi anaknya dan sebaliknya.
2. Perkumpulan senasib / seprofesi. Perkumpulan para lanjut usia, para remaja atau kawan dan sebagainya banyak pula dapat pembantu anggotanya bila ia mengalami suatu stres atau masalah.
3. Agama. Berdoa bersama dalam agamanya telah banyak memperlihatkan khasiatnya dalam memberikan kekuatan pada seseorang dalam menghadapi persoalan-persoalannya.
4. Penulis adalah seorang psikiater sekaligus seorang Pelatih Prana.
Cinta Adalah Terapi
Getaran Cinta mempunyai frekwensi yang sangat tinggi, karena itu energinya sangat baik digunakan untuk penyembuhan, bila dialami, reaksi positifnya pada seseorang sungguh luar biasa!
Jatuh cinta menghasilkan sejenis reaksi kimia, juga pengaruh hormonal dalam tubuh yang mencitpakan emosional yang tinggi yang tidak ada duanya, dibandingkan dengan kemampuan penyembuhan yang lain.
Ketika Anda sedang jatuh cinta, Anda merasa demikian sempurna, Anda seperti berjalan di awang-awang, Anda tidak akan merasa sakit ataupun membiarkan segala sesuatu yang mengganggu masuk ke lingkup energi Anda karena Anda ingin tetap berada di ketinggian. Ketika Anda sakit, baik emosional maupun fisik, Anda berusaha untuk memulihkan diri dan mempunyai keinginan kuat untuk berada dalam penampilan yang tertinggi. Pikiran, tubuh dan jiwa Anda jadi bercahaya, sekarang ingin disembuhkan dan berada dalam potensi puncaknya. Konsep mendasar terhubungnya dengan pasangan jiwa itu merupakan bagian dari frekwensi itu sendiri dan karenanya menimbulkan keseimbangan di semua tingkat, kalau orang itu dipisahkan, maka akan punya pengaruh meluluhkan semua tingkat tubuhnya dan menyebabkan timbulnya atau kambuhnya penyakit.
Cinta yang terhubung pada teman atau keluarga juga mempunyai pengaruh menyembuhkan. Cinta mempengaruhi cakra jantung dan bisa menyembuhkan kita semua dari berbagai penyakit, bila kita menyembuhkan hati kita, kita menyembuhkan diri kita.
Pheromon
Zat yang menyembuhkan itu disebut dengan pheromon, yang sebenarnya merupakan signal kimiawi yang dikeluarkan oleh satu individu dan diterima oleh individu yang lain dari spesies yang sejenis, dan dengan demikian memicu perilaku atau proses perkembangan tertentu. Binatang menggunakan signal kimiawi seperti ini untuk mengkomunikasikan pesan tertentu, dari daya tarik sampai agresi dan pembatasan wilayah kekuasaan.
Ada ciri khusus pheromon yang dikeluarkan untuk memberikan signal, yaitu baik produksi pheromon maupun responnya yang spesifik berdasarkan gender, banyak sekali kasus komunikasi pheromon pada binatang pengerat maupun mamalia lain yang sudah didokumentasikan.
Perdebatan yang paling seru berkenaan dengan studi mengenai penginderaan kimiawi ini adalah apakah manusia dapat memproduksi pheromon, dan kalau begitu, apakah manusia dapat menggunakan signal kimiawi untuk menarik tanggapan perilaku terhadap yang lain.
Data paling kuat yang mendukung komunikasi berlandaskan pheromon pada manusia datang dari kesesuaian waktu haid. Di situ ditunjukkan, sebagai contoh, teman sekamar di asrama mahasiswi mulai haid pada waktu yang bersamaan. Yang menarik, penyelasaran waktu haid itu dapat dicapai hanya dengan mengusapkan baju hangat wanita donor ke bibir atas wanita penerima, kuat dugaan bahwa pheromon manusia terkandung dalam keringatnya.
Tetapi hanya ada sedikit bukti tentang tanggal atau bagaimana manusia mendeteksi signal pheromon itu, lebih jauh lagi, pada mamalia jenis lain, terdapat perangkat tersendiri pada sistem penciumannya yang merupakan saluran pemrosesan pheromon, dan hanya terdapat sedikit bukti kalau saluran itu hanya berfungsi pada manusia dewasa.
Saat ini Ivanka Savic dan sejawatnya di rumah sakit Universitas Huddinge di Stockholm telah menemukan bukti sahih tentang pengaktifan khusus gender pada hipotalamus (bagian otak yang diketahui terkait dengan pendeteksian pheromon pada binatang pengerat) dalam merespon hormon steroid sintesis.
Team itu melakukan PET-scan alat penciuman orang-orang yang sangat dekat kaitannya dengan testosteron dan estrogen. PET-scan itu mengukur aliran darah di berbagai bagian dari otak subyek. Mereka menemukan adanya produksi komponen yang mempercepat aliran darah di bagian hipotalamus pria, tetapi tidak pada wanita. Demikian juga, sebuah androgen yang berkaitan dengan produksi testosteron yang meningkatkan aliran darah di bagian hipotalamus yang sama tetapi tidak pada pria.
Pengaktifan hipotalamus sesuai gender sangat berbeda dari pola pengaktifan otak sebagai tanggapan terhadap bau tertentu telah diamati.
Hasil-hasil ini yang dengan sangat meyakinkan ditunjukkan, bahwa dengan penggabungan hormon steroid dapat berperan sebagai signal-signal pheromon dan bahwa otak manusia mampu mendeteksinya, telah diterbitkan bulan Agustus 2001 dalam Jurnal Neuron.
Dalam artikel lain yang masih ada kaitannya, yang juga dimuat dalam edisi Neuron yang sama, Noam Sobel dan Windy Brown dari Universitas of California, Berkeley membahas temuan Savic secara ringan tentang apa yang dikenal sebagai produksi pheromon dan pendeteksiannya pada mamalia lainnya, dan menggarisbawahi pertanyaan penting berikutnya berkenaan dengan study komunikasi pheromon pada manusia. Apakah benar pheromon dapat menyembuhkan semua gangguan fisik, eterik, emosi, mental dan spiritual manusia, masih diperdebatkan.
Bagaimana Cara Berhenti Merokok Selamanya
Bagaimana Cara Berhenti Merokok Selamanya. Susah-susah gampang faktanya. cara berhenti merokok tidak ada cara yang pasti terpulang ke niat si pelakunya, heheheh. oke silahkan baca lebih lanjut.
Ketika membaca judul di halaman ini, akan timbul pertanyaan di benak anda, mungkinkah kita dapat berhenti merokok untuk selamanya? Atau mungkin secara kurang arif akan mengatakan: “Kalau banyak orang berhenti merokok, pabrik rokok akan tutup, kasihan para karyawannya.” Ini adalah pernyataan klasik yang mengada-ada dan kurang bertanggung jawab, terutama terhadap diri sendiri. Apalagi sebagai penyembuh prana, kebersihan eteris kita harus benar-benar terjaga, terutama agar tidak mengotori tubuh eteris pasien kita.
Bagi kebanyakan orang, mengubah kebiasaan yang sudah mendarah daging atau kecanduan bisa menjadi sebuah siksaan. Pertama-tama, akan muncul perasaan tertekan dan semua yang anda pikirkan selalu saja tentang rokok. Kemudian muncul kebutuhan untuk melakukan sesuatu yang biasanya adalah keinginan untuk selalu mengunyah cemilan atau kebiasaan lain yang tak diinginkan. Kemudian pada gilirannya ini akan membuat segala sesuatu menjadi semakin buruk, anda harus melawan pengaruh menghindar dari nikotik seperti kemurungan dan tidak dapat berkonsentrasi. Anda menjadi mudah tersinggung dan berkeinginan mengunyah apa saja. Kadang-kadang rasa pusing dan kejang perut membuat anda berpikir untuk kembali merokok, lagi pula, rokok sudah menjadi sahabat anda, walaupun sahabat yang tidak dikehendaki dan membahayakan, tetapi dia benar-benar sahabat. Kehi�langan sahabat dapat menjadi pengalaman emosional yang berkisar pada kesedihan.
Walaupun ini terasa sebagai kecanduan yang jasmaniah, dorongan untuk merokok bukanlah dorongan jasmaniah. Ilmu pengetahuan telah menunjukkan bahwa biasanya diperlukan waktu selama tujuh puluh dua jam bagi nikotin untuk meninggalkan tubuh anda. Setelah itu sumber dorongan satu-satunya untuk merokok adalah kepala anda. Anda merokok karena pada tingkat bawah sadar, anda yakin bahwa merokok memberikan sesuatu pada anda.
Ketika kita mewawancara seorang pasien baru yang merokok, mereka akan berkisah bahwa dahulu mereka telah berhenti merokok tetapi mereka tidak menghilangkan keinginan merokok dari pikirannya, apapun metode berhenti merokok yang mereka pilih, termasuk permen karet rasa nikotin, akupunktur, ramu-ramuan dan terapi aroma, walaupun mereka secara fisik menahan diri untuk tidak merokok, mereka tetap ingin merokok.
Kemudian, disebabkan tekanan mental, akhirnya mereka menyerah dan mulai merokok lagi, bahkan setelah bertahun-tahun tidak lagi merokok, sekali mereka menyalakan rokoknya yang pertama, mereka kembali akan terperangkap dalam kebiasaan merokok lagi.
Anda dapat kecanduan apa saja karena merasakan manfaat zat atau kebiasaan itu. Misalnya, ada orang yang kecanduan judi ataupun kecanduan komputer. Itu sama saja. Tak ada zat tertentu dalam kecanduan judi atau komputer. Dorongan untuk berjudi persis sama dengan keinginan untuk merokok.
Ketika anda masih sangat muda, untuk alasan tertentu anda mulai merokok. Kebanya�kan dari kita memulainya pada saat remaja, karena ingin nampak “macho” dan kelihatan dewasa. Pada saat itu mungkin ada gunanya bagi anda dan bahkan saat inipun anda beranggapan itu masih memberikan manfaat bagi anda.
Orang akan berkata : “Merokok membuat saya rileks”. Penelitian menunjukkan bahwa tepat kebalikannya yang sebenarnya terjadi. Merokok hanya akan menambah tingkat perasaan tertekan, tubuh anda harus melawan racun dan zat kimia yang anda hirup sehingga merangsang kelenjar adrenal anda melakukan itu. (Ini adalah suara mendengung yang kadang anda dengar terutama bila untuk sesaat anda tidak merokok). Kelenjar adrenal meningkatkan denyut jantung anda dan mengkerutkan pembuluh darah anda untuk menghindari gangguan racun nikotin.
Yang membuat berhenti merokok menjadi demikian sulit adalah karena anda telah belajar merokok, memang benar tak ada seorangpun memaksa anda belajar bagaimana cara merokok. Karena sekali anda mempelajari sesuatu, anda akan selalu tahu bagaimana cara melakukannya. Ingatlah beberapa tahun yang lalu ketika anda belajar naik sepeda? Walaupun sudah bertahun-tahun anda tidak lagi mengendarainya, anda tetap tahu caranya. Demikian pula halnya dengan merokok.
Pada masa lalu anda belajar merokok dan sekarang hal itu akan tetap menjadi bagian dari diri anda. Ketika anda berhenti merokok, anda tetap tahu bagaimana merokok. Kalau anda tidak pernah menyalakannya lagi, programnya akan terhenti, tetapi tidak pernah akan hilang. Bila pada sisi lain, setiap saat di masa mendatang anda menyalakan sebatang rokok lagi, program merokok yang lama itu akan digiatkan kembali dan sekali lagi anda akan terperangkap dalam kepulan asap rokok.
Bila anda pernah menyadari kalau anda tergoda lagi untuk merokok, bertanyalah pada diri anda sendiri, apakah itu sebanding dengan akibatnya. Tanpa mempedulikan sudah berapa lama anda berhenti merokok, kalau anda menyalakannya lagi, anda akan mulai merokok lagi, sama seperti kalau anda tidak pernah berhenti merokok! Segera sesudahnya sekali lagi anda akan menceburkan diri anda sendiri untuk mulai lagi merokok dan sekali lagi ingin berhenti merokok. Kemudian anda harus sekali lagi menghadapi masalah yang sama dalam usaha anda berhenti merokok seperti yang sedang anda hadapi sekarang ini. Kalau anda sudah berkali-kali berusaha berhenti merokok, anda akan tahu bahwa ini memang benar.
Khususnya bila sesuatu yang menegangkan terjadi, anda diluar kebiasaan cenderung mengambil sebatang rokok. Itulah yang mungkin akan terjadi kalau sebelumnya anda pernah mulai merokok lagi. Ingatlah kembali, apakah rokok dapat membuat segala sesuatu menjadi lebih baik atau dapat memecahkan masalah anda? Tidak bukan? Tetapi anda mengambil sebatang rokok karena program lama anda. Merokok tidak dapat memecahkan masalah apapun, maka sekali anda telah berhenti merokok, tanganilah masalahnya sebagai orang yang tidak merokok. Kalau suatu saat anda menyulut rokok lagi setelah anda berhenti merokok, anda telah berhenti menjadi bukan perokok dan sekali lagi menjadi perokok.
Mungkin merokok ada manfaatnya juga bagi anda. Anda telah belajar bahwa menyulut rokok akan memberi anda waktu jedah sesaat dari apapun yang anda lakukan. Ini akan memberikan alasan untuk istirahat dan berhenti selama beberapa menit. Tidak ada yang dapat diterima oleh pimpinan perusahaan selain “perlunya” istirahat sebentar untuk merokok selain pergi kekamar kecil. Mudah-mudahan anda tidak lagi memerlukan alasan untuk istirahat sebentar.
Rahasia Sukses
Akan lebih mudah berhenti merokok kalau anda telah siap. Merokok lebih merupakan kecanduan psikologis daripada fisik, walaupun nampaknya lebih terasa secara fisik. Itulah sebabnya hipnotis dapat begitu berhasil dalam mengubah kebiasaan tertentu dalam kurun waktu 300 tahun ini. Tanpa menghiraukan metoda yang anda pilih, usulan dibawah ini akan membuat proses berhenti merokok menjadi sangat mudah.
Secara psikologis, hal pertama yang harus dihentikan adalah “berhenti mencoba”. Kata “mencoba” mengesankan kegagalan. Mari kita umpamakan akal budi anda sebuah komputer. Komputer kalau tidak menyala, tentu mati. Dia menjalankan tugas atau tidak melakukan apapun, tidak mungkin sebuah komputer “mencoba” melakukan pekerjaan apapun, komputer biologis anda bekerja dengan cara yang sama kecuali kalau anda menyuruhnya untuk “mencoba” sesuatu, maka dia akan bingung dan tidak melakukan apapun. Kalau anda berharap berhenti merokok, anda harus berhenti mencoba, buatlah akal budi anda menjadi bukan perokok (memang cukup adil menggunakan alat apa saja yang dapat membuatnya menjadi lebih mudah bagi anda).
Yang kedua, buanglah kata-kata negatif, seperti : jangan, tidak mau, tidak bisa atau tidak akan dari perbendaharaan kata anda. Akal budi anda adalah komputer biologis dan hanya bekerja dengan pikiran yang anda sodorkan kepadanya. Komputer biologis anda tidak mampu memproses kata-kata negatif. Kalau sekarang ini saya katakan kepada anda bahwa anda tidak akan memperoleh rokok, apa yang anda inginkan? Tentu saja rokok. Kalau anda berkata kepada diri anda sendiri “saya tidak mau merokok” Apa yang anda pikirkan? Tentu saja merokok. Bagaimana kalau saya berkata: “Anda seharusnya tidak merokok ketika duduk didepan komputer” apa yang ingin anda lakukan? Benar, anda malah ingin merokok. Kalau anda seperti kebanyakan perokok, anda mungkin akan menyulut sebatang pada beberapa menit terakhir atau anda merencanakan untuk menyulutnya ketika anda membaca tulisan ini. Pikiran untuk merokok itulah yang menyebabkan anda merokok, bukan nikotinnya.
Maka setiap kali anda berkata pada diri anda sendiri “Saya tidak boleh mengisap rokok” atau ”Saya tidak akan merokok” atau “dokter mengatakan bahwa seharusnya saya tidak merokok” maka anda sedang membawa diri anda menuju kegagalan. Itu karena komputer biologis anda tidak dapat memproses kata-kata negatif tanpa menghasilkan sebuah gambar di benak anda. Gambar dari sesuatu yang tidak anda inginkan.
Gambar atau pikiran yang anda hasilkan ketika anda menggunakan kata-kata negatif itu, menyebabkan anda lebih memikirkan rokok sampai akhirnya anda harus menghentikan penyiksaan ini dengan menyulut rokok.
Telitilah ini dan nikmatilah kegembiraan dalam kehidupan anda sehari-hari. Apa yang terjadi bila anda diberitahu atau berpikir “jangan minum alkohol sambil mengemudi” atau “kamu jangan makan yang manis-manis” atau “saya tidak memperoleh susu”? Apakah pernyataan-pernyataan ini meningkatkan keinginan anda akan apa yang seharusnya tidak diperbolehkan? Tentu saja demikian. Lihat, dengarkan dan pelajari bagaimana perkataan ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Perhatikan bagaimana anda dan mereka yang ada diseputar anda berreaksi ketika orang mengatakan jangan, tidak mau, tidak dapat atau tidak boleh. Anda akan segera menyaksikan bahwa memusatkan perhatian pada apa yang anda kehendaki bukannya pada apa yang tidak anda inginkan akan membuat perbedaan yang besar dalam setiap bagian kehidupan ini.
Rahasia keberhasilannya adalah pada pemusatan perhatian pada apa yang anda inginkan, bukannya pada apa yang tidak anda inginkan. Dalam kasus ini, apa yang anda inginkan? Anda ingin berhenti merokok!
Selama pikiran anda ingin menjadi orang yang tidak merokok, anda akan menjadi perokok karena itulah gambar yang ditampilkan komputer anda.
Petunjuk lainnya :
Minumlah air putih sebanyak-banyaknya terutama pada 72 jam pertama anda tidak merokok, ini akan membantu anda membersihkan nikotin dari tubuh anda, lagi pula, ini akan membuat anda melakukan sesuatu, selain mengunyah cemilan, tarik napas panjang berulang-ulang selama anda menjalankan hari-hari anda, terutama pada saat biasanya anda merokok. Menarik napas dalam-dalam akan membantu membersihkan sistem anda dari stress saat itu.
Pergunakan pernyataan yang kuat, seperti : “Lupakan saja, mulai saat ini lupakanlah” atau ”Lupakan, aku bukan perokok”, setiap kali pikiran untuk merokok muncul. Anda akan kagum karena begitu cepatnya dorongan itu lenyap dan anda tetap dapat menahan diri. Tidak seorangpun dapat membuat anda berhenti merokok, itu adalah pilihan yang anda punyai hari ini dan hari-hari berikutnya. Kalau anda benar-benar termotivasi dan sudah lelah dari semua kenegatifan merokok maka anda akan berhasil.
Ada berbagai cara berhenti merokok, mungkin anda akan terbantu dengan mengunyah permen karet, tetapi hasilnya tidak akan spektakuler. Kurang dari 20% orang yang berhenti merokok menggunakan pengganti nikotin mereka, itu tidak menyentuh masalah kecanduan psikologis. Akupunktur agaknya dapat membantu mengurangi ketagihan, tetapi lagi-lagi bila tidak sesuatupun yang lain dilakukan untuk membantu anda berhenti memikirkan rokok, nampaknya keberhasilannya hanya sementara saja.
Peringatan!
Dunia medis menyatakan bahwa rokok menyebabkan gangguan jantung dan paru-paru! Apakah hari ini atau bulan ini merupakan saat anda berhenti merokok?
Sekali anda berhenti merokok, lihatlah tabel dibawah ini, dapat anda lihat berapa banyak uang untuk membeli rokok yang dapat anda hemat, apa lagi kalau uang itu anda tabung di bank, dan kemudian anda perhitungkan juga bunganya.
Tabel di bawah ini berdasarkan jumlah bungkus rokok yang biasa anda isap perhari dengan harga rata-rata Rp. 8.000,- per bungkus. (tidak termasuk perhitungan bunga)
Fakta mengenai tembakau
* Lebih dari 50% perokok mulai merokok pada umur 14 tahun dan 90% mulai sejak berumur 19 tahun, umur rata-rata pertama kali merokok saat ini adalah 11-15 tahun.
* Nikotin, zat yang terkandung dalam tembakau, membuat orang menjadi kecanduan sama seperti heroin dan cocaine.
* Industri rokok menjual produknya senilai 1.26 milyard Dollar setahun kepada anak berusia dibawah 18 tahun, lebih dari satu milyard bungkus rokok dan 26 milyard tembakau kalengan.
* Kembakau kunyah (susur) dan tembakau isap dapat menyebabkan kanker mulut dan tenggorokan.
* Ketika tingkat perokok dewasa turun 19% pada tahun 1993 menjadi 17% pada tahun 1995, tingkat perokok remaja meningkat dari 9% menjadi 12%
Kita semua tahu betapa merusaknya tembakau bagi kesehatan anda dan orang lain.
Ketika seorang perokok berhenti merokok :
20 menit setelah menghabiskan rokok yang terakhir, tubuh mulai melakukan serangkaian perubahan yang terus berlangsung selama bertahun-tahun. Apa yang terjadi selanjutnya?
20 menit
tekanan darah turun menuju normal, suhu tangan dan kaki meningkat menuju normal, denyut nadi turun menuju normal
8 jam
Tingkat karbon monoksida (CO) dalam darah turun menuju normal, kadar oksigen dalam darah meningkat menuju normal.
24 jam
Kemungkinan serangan jantung berkurang.
48 jam
Ujung-ujung syaraf tumbuh kembali, kemampuan penciuman dan pengecap meningkat
2 minggu sampai 3 bulan
Sirkulasi meningkat, berjalan/melangkah menjadi lebih mudah, fungsi paru-paru meningkat sampai 30%
1 sampai 9 bulan
Batuk, peradangan sinus, kelelahan, napas pendek berkurang. Gilia (bulu getar) tumbuh kembali di paru-paru, meningkatkan kemampuan menangani lendir, membersihkan paru-paru dan mengurangi infeksi. Secara menyeluruh energi tubuh meningkat.
1 Tahun
Risiko penyakit jantung berkurang sampai separuh dibanding dengan perokok.
5 Tahun
Tingkat kematian akibat kanker paru-paru dibandingkan rata-rata perokok (satu bungkus per hari) berkurang sampai hampir separuh. Risiko stroke bagi yang sudah berhenti merokok selama 5-15 tahun juga turun sampai separuh. Risiko kanker mulut, tenggorokan dan esofagus hanya separuh dari perokok.
10 tahun
Tingkat kematian akibat kanker paru-paru sama seperti yang tidak merokok. Risiko menderita kanker mulut, tenggorokan, esofagus, kandung kemih, ginjal dan pankreas menurun
15 tahun
Risiko menderita penyakit jantung koroner sama seperti pada bukan perokok.
Strategi dasar
* Tetaplah berpikir positif ketika anda bangun dari tidur, berjanjilah pada diri sendiri bahwa hari ini anda tidak akan merokok
* Bayangkan anda berhasil, rencanakan dimuka dan pikirkan bagaimana anda mengatasi situasi tegang tanpa perlu merokok.
* Tarik napas dalam-dalam beberapa kali, latihan relaksasi akan membantu menghilangkan dorongan untuk merokok.
* Ingat bahwa dorongan merokok sifatnya sementara saja, tetaplah aktif, senam, berenang, lari, bulutangkis atau tennis sangat membantu melepaskan ketegangan dan dorongan merokok Anda.
Baiklah sekian tulisan saya tentang Bagaimana Cara Berhenti Merokok !! Terima Kasih sudah membaca.
Langganan:
Postingan (Atom)