Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL SPIRITUAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL SPIRITUAL. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Juni 2010

Bagaimana Mendengarkan Intuisi Anda?

Mendengarkan intuisi: Ikuti naluri dasar anda


Setiap orang bisa belajar bagaimana cara mengikuti intuisi, bahkan orang-orang terpelajar sekalipun. Dalam praktek penyembuhan saya, saya sering kali melatih pasien bagiamana menjadi lebih menyadari intuisinya. Pesan-pesan intuitif dapat datang dari berbagai sumber.

Bisa saja datang dalam bentuk mengidam makanan tertentu, mereka bisa datang kepada kita melalui ucapan orang asing yang duduk di sebelah kita dalam bus kota, mereka bisa datang melalui mimpi kita, bisa merupakan gagasan yang muncul begitu saja dalam benak kita ketika sedang berdiri didepan bak cuci piring ketika sedang membersihkan perabotan masak, pesan juga bisa datang melalui bau tertentu yang terbawa angin.  Pesan-pesan ini akan lebih sering datang kalau kita sudah belajar bagaimana mendengarkannya.

Ketika pertama kali seseorang menyadari pesan-pesan intuitif, rasanya malah terganggu karena tidak mengerti pentingnya atau bahkan tidak pentingnya pesan itu. Sejujurnya, kadang-kadang kita sekedar tidak memahami sepenuhnya apa arti pesan intuitif itu. Ini akan benar-benar membuat frustasi ketika kita menerima pesan, tetapi tidak memperoleh alasan yang logis yang menyertainya. Sangat penting bagi Anda mengetahui alasan di balik pesan yang Anda terima, berupayalah agar tidak terhambat oleh keingin tahuan. Biarkan dia berlalu. Pertimbangkan yang berikut ini, penjelasan akan datang bersamaan dengan pesan intuitif berdasarkan apa yang perlu Anda ketahui. Sebagai contoh; mungkin suara batin Anda mengatakan kalau sebaiknya anda makan alpukat. Anda mau memakannya, tetapi Anda bertanya-tanya “mengapa alpukat?”

Mungkin kemudian Anda mencari tahu apa manfaat alpukat sebagai nutrisi, tetapi alasan mengapa Anda diberi pesan agar memakan alpukat sama sekali tidak ada hubungannya dengan nutrisi. Ini untuk membuat Anda hari itu pergi ke pasar, ketika di sana, Anda bertabrakan dengan tetangga Anda dahulu, yang kemudian memperkenalkan seorang wanita kepada Anda, yang kemudian menjadi pasangan Anda! Anda lihat di sini tidak menjadi masalah Anda memakan alpukat atau tidak tetapi mungkin kemudian di pesta pernikahan, Anda akan menghidangkan jus alpukat sebagai kenangan romantis.

Ketika pertama kali belajar menerima pesan intuitif, Anda akan merasa seolah-olah mereka dikirimkan seperti kucing dalam karung, saya pikir, terus terang diperlukan evaluasi yang jujur.

Tetapi masalahnya adalah: dengan mengikuti firasat sehari-hari, Anda sebenarnya sedang melakukan “test drive”, sebenarnya Anda sedang mengasah kemampuan mendengar Anda.

Kemampuan ini akan benar-benar membantu ketika kelak pesan yang lebih besar dan lebih penting muncul kepermukaan, jadi perhatikanlah! Semua orang sebenarnya adalah penujum (psikik), tetapi beberapa di antaranya mempunyai otot psikik yang lemah. Belajar mendengarkan nada dialog batin Anda akan menguatkan otot ini. Ketika kita memilih untuk mengabaikan naluri mendasar kita, kita hanya akan menyakiti diri sendiri. Pengalaman saya menunjukkan bahwa semakin saya mengikuti alur intuisi saya, maka alur itu akan semakin jelas.

Lebih mudah diucapkan daripada dilakukan
Mungkin Anda merasa saya membuat ini nampak demikian mudah dari pada yang sebenarnya, tetapi sesungguhnya sebagian besar dari kita merasa bahwa mendengarkan bimbingan batin kita lebih sulit dari yang sebenarnya, tak dapat dipungkiri, saya sendiri masih mengalami hal ini. Saya masih sering tergelincir pada pesan-pesan intuitif yang saya terima.

Bagaimana cara mendengarkan intuisi Anda?
Mungkin Anda berpikir bahwa mendengarkan intuisi lebih mudah diucapkan dari pada dilakukan. Tetapi pada kenyataannya kebanyakan dari kita membuat ‘mendengarkan bimbingan’ lebih sulit dari yang sebenarnya. Di bawah ini adalah beberapa cara sederhana yang dapat Anda gunakan untuk dialog batin.

Inilah caranya:
  1. Matikan TV, radio, komputer ataupun tape Anda, ini akan mengistirahatkan pendengaran jasmani dan mengembangkan telinga batin Anda.
  2. Sediakan waktu setengah jam untuk hening dalam meditasi atau menenangkan diri.
  3. Sering-seringlah berada sendirian di alam.
  4. Perhatikan perubahan energi di dalam tubuh Anda, kalau ada rasa sakit, itu sebenarnya memberitahukan kalau ada yang tidak beres.
  5. Buat daftar mimpi.
  6. Setiap hari sediakan waktu untuk menjernihkan pikiran dari gangguan. Visualisasikan papan tulis di hapus, seringkali dengan melakukan latihan ini akan membantu.
  7. Pada sore hari selaraskan diri, dapatkah Anda “menerka” berapa banyak telpon yang akan Anda terima hari ini, Anda akan tercengang betapa akuratnya perkiraan Anda.
  8. Sediakan buku catatan khusus untuk menuliskan “kebetulan” yang Anda alami.
  9. Ikutilah suara hati Anda, bersiaplah untuk tercengang mengetahui ke mana dia membimbing kita.
  10. Perhatikan aroma di sekeliling Anda, emosi dan kenangan apa yang mereka campur adukkan?
  11. Mulailah memperhatikan “pertanda” yang memberikan sensasi tertentu pada tanggapan Anda.
TIPS:
  1. Berupayalah agar tidak terhambat oleh keingintahuan, pasrahlah…, pertimbangkan yang berikut ini, penjelasan akan datang dengan sendirinya bersamaan dengan pesan intuitif berdasarkan apa yang perlu Anda ketahui.
  2. Menggunakan indera keenam sama saja seperti melatih otot-otot, dia akan menjadi semakin kuat kalau Anda sering menggunakannya.
  3. Amatilah binatang piaraan Anda, mereka sangat sensitif pada energi psikik.

Kamis, 24 Juni 2010

Apa itu Kekuatan dan Kemampuan Telekinetik

KEKUATAN DAN KEMAMPUAN TELEKINETIK

Kita tidak begitu menyadari bahwa sebenarnya setiap penyembuh prana, telah diajari dan dibimbing melakukan sebuah kemampuan yang sangat penting, yaitu kemampuan telekinetik. Orang awam memahaminya sebagai kekuatan menggerakkan sebuah benda tanpa menyentuhnya, hanya dengan menggunakan pemusatan pikiran dan kekuatan mentalnya, benda itu dapat dibuatnya bergerak.


Kekuatan terpendam yang sebenarnya sudah ada pada setiap orang ini, pada umumnya digunakan dalam ilmu bela diri atau oleh para remaja yang berada dalam keadaan emosi yang sedang bergolak.

Dalam seni bela diri, para praktisinya dilatih untuk mengembangkan dan memanfaatkan kemampuan ini berbarengan dengan gerakan tubuh atau jurus tertentu untuk mematahkan benda atau merubuhkan lawannya. Itu terwujud sebagai kekuatan yang luar-basa dan sulit dipercaya, seperti misalnya menghancurkan setumpuk kayu atau batu bata dengan tangan kosong atau dengan menggunakan bagian tubuh lainnya.

Kadang bahkan benda itu sudah pecah sebelum tubuh praktisinya menyentuhnya. Lawan dilumpuhkan tanpa menyentuh. Yang lain terpental atau ditarik mendekat hanya dengan  lambaian tangan, dalam peristiwa tertentu, bahkan terbunuh, tanpa tersentuh, itulah sebabnya kita mempunyai legenda tentang tiupan yang mematikan, pedang tanpa bilah dan banyak lagi lainnya.

Fenomena semacam ini juga ditunjukkan oleh banyak Penyembuh Prana, namun dalam kasus ini, kita memanfaatkannya untuk melakukan penyembuhan, untuk meringankan rasa sakit dan penderitaan, dan untuk menolong umat manusia.

Menggerakkan energi di dalam maupun diluar tubuh adalah bagian dari telekinetik. itulah sebabnya mengapa para penyembuh pemula dan praktisi yang memanfaatkan energi yang diperoleh dari meditasi, menganggapnya sebagai upaya menggerakkan energi. ketika penyembuh dan praktisi meningkat dan berkembang karena terus berlatih, tanpa disadarinya, kekuatan telekinetik yang terpendam dalam dirinya mulai muncul, itulah sebabnya kita memiliki penyembuh yang dapat langsung menghilangkan dengan seketika rasa sakit yang luar biasa, meluruskan tulang punggung, menyambung tulang patah, menghancurkan batu ginjal dan batu empedu, melenyapkan tumor dan sebagainya.

Dari keadaan cakranya, diyakini bahwa Tiger Woods, kampiun golf, dan Michael Jordan, seniman basket, mempunyai kekuatan telekinetik baik itu mereka sadari maupun tidak, itulah yang menyebabkan mereka menjadi piawai dibidangnya. Demikian juga Efren Reyes, juara dunia biliar, kontrol bolanya yang luar biasa melampaui perhitungan geometri, pukulan yang tidak mungkin dilakukan baginya menjadi mungkin. Kemudian ada Remmy Ong, juara bowling, satu-satunya peraih medali emas tiga kali berturut-turut dari Singapura, terkenal dengan konsentrasi mentalnya yang super. Dalam kehidupan sehari-hari, kekuatan telekinetik tercermin dari kekuatan hasrat/kehendak yang super. Ini dapat dilihat pada Uri Geller atau Nelya Mikhailova, yang mampu membengkokkan sendok hanya dengan kekuatan pikirannya saja. kekuatan semacam ini juga dimiliki oleh para pemimpin spiritual.

Ada beberapa kemampuan lain yang berlandaskan pada kekuatan telekinetik ini: Misalnya pembedahan psikis, para penyembuh Carmona yang bisa meyatukan tulang, kelompok mistik dari Filipina dimana kebanyakan anggotanya terdiri dari anak-anak yang mempunyai kekuatan telekinetik. Atau contoh lain: Basil Valdez, seorang penyanyi yang dapat memadamkan lilin dari jauh tanpa meniupnya. Selain itu pada umumnya para yogi dan para ahli ilmu bela diri juga mempunyai kemampuan ini.

Kemudian siapa lagi? Tentu saja kita sebagi penyembuh prana! Kita memang istimewa, karena kita memang dilatih untuk mengembangkan kekuatan itu. Bukankah menggerakkan energi, mengaktifkan dan menghambat cakra juga merupakan bagian dari kekuatan telekinetik?

Dalam kesempatan ini akan kita bahas betapa beruntungnya kita menjadi penyembuh prana, betapa latihan penyembuhan dan  latihan yoga membawa kita lebih dekat ke kekuatan ilahi kita yang terpendam, termasuk berkembangnya kemampuan telekinetik ini. Betapa gagasan, konsep dan latihan yang sederhana membuatnya terus berkembang. Sesungguhnya diam-diam tanpa kita sadari Master telah memberikan kepada kita hadiah yang sangat berharga ini sejak awal kita mengenal penyembuhan prana. Dalam penyembuhan prana kemampuan telekinetik itu antara lain meliputi tataran fisik, energi, emosi, mental, material dan spiritual. Seperti menghancurkan batu ginjal dan batu empedu, menghancurkan tumor, menarik dan menguatkan, seperti pada hernia dan banyak lagi, penyembuhan prana memang membuka pintu ke kemampuan telekinetik.

Pembahasan ini dipersembahkan kepada Grand Master Choa Kok Sui sebagai bakti penuh cinta dan rasa hormat atas pengetahuan dan pelatihan yang telah diberikannya selama ini.

Jangan lupa bahwa pemanfaatan kekuatan telekinetik akhirnya juga akan mempengaruhi dan meningkatkan kehidupan pribadi maupun kehidupan materi para praktisi penyembuhan prana.