Materi Gambar MIO J Teen Yamaha Writing Competition
Jumat, 04 Mei 2012
Jumat, 20 April 2012
Perempuan Indonesia
Personal News Magazine - Banyak faktor yang menghambat perempuan Indonesia untuk berkembang. Di antaranya karena masalah geografis, lingkungan, kemiskinan, dan konstruksi sosial budaya antara laki-laki dan perempuan yang belum seimbang.
Hal itu berkaitan dengan peran dan tanggung jawab dalam relasi gender yang mengakibatkan perempuan belum mendapatkan akses, kontrol, manfaat dan partisipasi yang setara.
Di ranah lapangan kerja misalnya, masih terdapat disparitas upah antara kaum pria dan wanita. Namun jurang pemisah antara kaum pria dan wanita dalam bidang upah dari tahun ke tahun semakin menyempit. Jika 2007, selisih rata-rata perbedaan masih berkisar Rp287 ribu, pada 2009 menurun jadi Rp225 ribu.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar berpendapat perempuan memiliki peran strategis dalam penanggulangan kemiskinan.
Secara naluriah, lanjut Linda, umumnya perempuan memiliki etos kerja dan produktifitas lebih tinggi dibandingkan dengan kaum laki-laki pada bidang tertentu. Oleh karena itu peran perempuan dalam mengisi pekerjaan harus terus ditingkatkan.
Salah satu bukti ketangguhan perempuan di bidang ekonomi adalah prestasi perempuan dalam usaha kredit mikro. Tingkat kepatuhan pengembalian pinjaman mereka jauh, lebih tinggi dibanding laki-laki.
"Sayangnya masih tumbuh stigma di masyarakat bahwa perempuan tidak cakap di dunia kerja. Stigma ini berimbas pada akses perempuan yang terbatas untuk masuk ke lapangan kerja," kata Linda.
Oleh karena itu, tugas paling berat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menurut Linda, adalah merubah paradigma masyarakat.
Masyarakat dana pemerintah wajib disadarkan untuk dapat berkenan membuka akses partisipasi yang seluas-luasnya untuk perempuan. Kelak, pada akhirnya kaum perempuan akan mampu berdaya guna dan menjadi aset penting dalam proses pembangunan bangsa.
Hal itu berkaitan dengan peran dan tanggung jawab dalam relasi gender yang mengakibatkan perempuan belum mendapatkan akses, kontrol, manfaat dan partisipasi yang setara.
Di ranah lapangan kerja misalnya, masih terdapat disparitas upah antara kaum pria dan wanita. Namun jurang pemisah antara kaum pria dan wanita dalam bidang upah dari tahun ke tahun semakin menyempit. Jika 2007, selisih rata-rata perbedaan masih berkisar Rp287 ribu, pada 2009 menurun jadi Rp225 ribu.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar berpendapat perempuan memiliki peran strategis dalam penanggulangan kemiskinan.
Secara naluriah, lanjut Linda, umumnya perempuan memiliki etos kerja dan produktifitas lebih tinggi dibandingkan dengan kaum laki-laki pada bidang tertentu. Oleh karena itu peran perempuan dalam mengisi pekerjaan harus terus ditingkatkan.
Salah satu bukti ketangguhan perempuan di bidang ekonomi adalah prestasi perempuan dalam usaha kredit mikro. Tingkat kepatuhan pengembalian pinjaman mereka jauh, lebih tinggi dibanding laki-laki.
"Sayangnya masih tumbuh stigma di masyarakat bahwa perempuan tidak cakap di dunia kerja. Stigma ini berimbas pada akses perempuan yang terbatas untuk masuk ke lapangan kerja," kata Linda.
Oleh karena itu, tugas paling berat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menurut Linda, adalah merubah paradigma masyarakat.
Masyarakat dana pemerintah wajib disadarkan untuk dapat berkenan membuka akses partisipasi yang seluas-luasnya untuk perempuan. Kelak, pada akhirnya kaum perempuan akan mampu berdaya guna dan menjadi aset penting dalam proses pembangunan bangsa.
Kamis, 22 Desember 2011
Cara Membuat Menambahkan 3 Kolom Widget Di Footer
Cara Membuat Menambahkan 3 Kolom Widget Di Footer baik tepat hari ini saya mulai posting lagi kali ini tentang Cara Memasang Dan Membuat 3 Kolom Widget Di Footer. Memang sudah banyak di bahas di blog-blog lain tentang Membuat Menambahkan Widget Elemen 3 Kolom Di Bawah Footer.
Baik langsung kita bahas Pasang Widget Di Footer 3 Kolom:
1. Login ke blogger.
2. Klik Rancangan --> tata letak --> Edit HTML
3. Cari kode ]]></b:skin>
4. Copy kode dibawah ini dan paste di atas kode ]]></b:skin>
5. Cari kode
6. Hapus kode <b:section class='footer' id='footer'/>
7. ganti kode tersebut dengan kode
8. Simpan Template.
Lihat pada Rancangan --> elemen halaman dan akan terlihat seperti gambar dibawah ini.

Baiklah sekian postingan saya tentang Bagaimana Cara Membuat Menambahkan 3 Kolom Widget Di Footer. Semoga bermanfaat bagi kita semua para blogger.
Sumber : http://vikrymadz.blogspot.com
Baik langsung kita bahas Pasang Widget Di Footer 3 Kolom:
1. Login ke blogger.
2. Klik Rancangan --> tata letak --> Edit HTML
3. Cari kode ]]></b:skin>
4. Copy kode dibawah ini dan paste di atas kode ]]></b:skin>
#footer-column-divide {
clear:both;
}
.footer-column {
padding: 10px;
}
5. Cari kode
<div id='footer-wrapper'><b:section class='footer' id='footer'/></div>
6. Hapus kode <b:section class='footer' id='footer'/>
7. ganti kode tersebut dengan kode
<div id='footer-column-divide'>
<div id='footer1' style='width: 30%; float:left;
margin:0; text-align:left;'>
<b:section class='footer-column' id='col1'
preferred='yes' style='float:left;'/>
</div>
<div id='footer2' style='width: 40%; float: left;
margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='footer-column' id='col2'
preferred='yes' style='float:left;'/>
</div>
<div id='footer3' style='width: 30%; float: right;
margin:0; text-align: left;'>
<b:section class='footer-column' id='col3'
preferred='yes' style='float:right;'/>
</div>
<div style='clear:both;'/>
</div>
8. Simpan Template.
Lihat pada Rancangan --> elemen halaman dan akan terlihat seperti gambar dibawah ini.

Baiklah sekian postingan saya tentang Bagaimana Cara Membuat Menambahkan 3 Kolom Widget Di Footer. Semoga bermanfaat bagi kita semua para blogger.
Sumber : http://vikrymadz.blogspot.com
Jumat, 16 Desember 2011
Cara Install Windows 7 Dengan Flashdisk
Cara Menginstall Windows 7 Dengan Flashdisk postingan berikut tentang Cara Install Windows 7 Dengan Menggunakan Flashdisk. Akhir-akhir ini banyak yang bertanya-tanya bagaimana cara menginstall windows 7 dengan menggunakan flashdisk. Oke baiklah mari kita lanjutkan Bagaimana Caranya install windows 7 seven dengan flashdisk. Hehehhe terlalalu banyak cerita ya oke lanjut.
CARA INSTAL WINDOWS 7 menggunakan flash disk pada dasarnya sama dengan ketika anda menginstall menggunakan kepingan DVD installer. Pekerjaan paling utama bukan terletak pada proses install melainkan pada saat proses persiapan agar flash disk bisa digunakan untuk booting dan di situ sudah terdapat file system Windows 7 yang siap ditransfer ke netbook.
CARA INSTAL WINDOWS 7 , Trik ini menggunkan software Windows 7 USB/DVD yang bisa di dapatkan di website Microsoft dengan gratis. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat bootable beserta file installer Windows 7 ke dalam flash disk:
Tahap Persiapan:
Siapkan flashdisk dengan kapasitas minimal 4GB. Format flash disk mengunakan format NTFS. Detail bisa diliha pada gambar di bawah ini.
Siapkan file ISO installer Windows 7. Jika belum punya, anda bisa merubah DVD ke bentuk file ISO menggunakan software Nero atau AShampoo. Pilih sesuai keingingan anda.
Download aplikasi Windows 7 USB/DVD Tool di sini http://images2.store.microsoft.com/prod/clustera/framework/w7udt/1.0/en-us/Windows7-USB-DVD-tool.exe
Proses Transfer File
Install file yang sudah anda download tadi.
Selesai proses install, jalankan aplikasinya.
Ikuti prosesnya seperti software yang lain. Jika diminta untuk memasukkan file yang harus di copy ke CD, pilih file ISO Windows 7 yang anda punya.
Setelah itu, lanjutkan dengan memilih USB mana yang akan di isi file Windows 7 dan lanjutkan dengan klik tombol Begin copying.
Coba buka flash disk tadi dan lihat, di situ ada beberapa file yang biasa digunakan untuk booting. Jika semua sudah selesai, gunakan flash disk ini untuk menginstall Windows 7 ke dalam netbook yang tidak ada DVD internalnya.
FAQ : Pertanyaan
Q) Pada contoh di atas, prosesnya menggunakan Windows 7. Apakah bisa diimplementasikan di Windows XP?
A) Bisa dengan catatan Windows XP anda sudah terinstall Net Framework versi 2 yang bisa didapatkan di situs resmi Microsoft. Klik di sini http://www.microsoft.com/download/en/details.aspx?id=19 untuk mendapatkannya.
Q) Adalah file lain yang diperlukan jika menggunakan Windows XP?
A) Anda membutuhkan aplikasi yang bernama Image Mastering API v2.0 di sini http://www.microsoft.com/download/en/details.aspx?id=17073 dengan gratis.
Selesai sudah, sekarang Windows 7 anda bisa terinstall dengan baik menggunakan flash disk. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Baiklah terima kasih sudah membaca postingan saya tentang Bagaimana Cara Install Windows 7 Dengan Flashdisk. Semoga Bermanfaat bagi anda semua.
CARA INSTAL WINDOWS 7 menggunakan flash disk pada dasarnya sama dengan ketika anda menginstall menggunakan kepingan DVD installer. Pekerjaan paling utama bukan terletak pada proses install melainkan pada saat proses persiapan agar flash disk bisa digunakan untuk booting dan di situ sudah terdapat file system Windows 7 yang siap ditransfer ke netbook.
CARA INSTAL WINDOWS 7 , Trik ini menggunkan software Windows 7 USB/DVD yang bisa di dapatkan di website Microsoft dengan gratis. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat bootable beserta file installer Windows 7 ke dalam flash disk:
Tahap Persiapan:
Siapkan flashdisk dengan kapasitas minimal 4GB. Format flash disk mengunakan format NTFS. Detail bisa diliha pada gambar di bawah ini.
Siapkan file ISO installer Windows 7. Jika belum punya, anda bisa merubah DVD ke bentuk file ISO menggunakan software Nero atau AShampoo. Pilih sesuai keingingan anda.
Download aplikasi Windows 7 USB/DVD Tool di sini http://images2.store.microsoft.com/prod/clustera/framework/w7udt/1.0/en-us/Windows7-USB-DVD-tool.exe
Proses Transfer File
Install file yang sudah anda download tadi.
Selesai proses install, jalankan aplikasinya.
Ikuti prosesnya seperti software yang lain. Jika diminta untuk memasukkan file yang harus di copy ke CD, pilih file ISO Windows 7 yang anda punya.
Setelah itu, lanjutkan dengan memilih USB mana yang akan di isi file Windows 7 dan lanjutkan dengan klik tombol Begin copying.
- ikuti prosesnya sampai selesai.
Coba buka flash disk tadi dan lihat, di situ ada beberapa file yang biasa digunakan untuk booting. Jika semua sudah selesai, gunakan flash disk ini untuk menginstall Windows 7 ke dalam netbook yang tidak ada DVD internalnya.
FAQ : Pertanyaan
Q) Pada contoh di atas, prosesnya menggunakan Windows 7. Apakah bisa diimplementasikan di Windows XP?
A) Bisa dengan catatan Windows XP anda sudah terinstall Net Framework versi 2 yang bisa didapatkan di situs resmi Microsoft. Klik di sini http://www.microsoft.com/download/en/details.aspx?id=19 untuk mendapatkannya.
Q) Adalah file lain yang diperlukan jika menggunakan Windows XP?
A) Anda membutuhkan aplikasi yang bernama Image Mastering API v2.0 di sini http://www.microsoft.com/download/en/details.aspx?id=17073 dengan gratis.
Selesai sudah, sekarang Windows 7 anda bisa terinstall dengan baik menggunakan flash disk. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Baiklah terima kasih sudah membaca postingan saya tentang Bagaimana Cara Install Windows 7 Dengan Flashdisk. Semoga Bermanfaat bagi anda semua.
Cara Mendapatkan Free Backlink Dan Backlink Gratis
Cara Mendapatkan Free Backlink Dan Backlink Gratis Dari Google. Oke Tips Trik Blog Seo saya selanjutnya adalah Cara Mendapatkan Backlink Google dan Backlink Gratis. Baca seterusnya postingan saya ini tentang Cara Mendapat Backlink. Anda seorang Blogger tentu ingin mendapatkan banyak backlink. Memang di akhir tahun 2011 ini banyak yang bilang Cara Memperbanyak Backlink sudah tidak zaman lagi karena kabarnya google sudah tidak butuh back link. Setelah saya buktikan ternyata Memiliki Backlink Yang Banyak adalah cara yang sangat perlu dalam SEO. Oke mari kita bahas caranya:
Langkah Langkah Mendapatkan Backlink Berkualitas:
Matt’s Wikimapia Blog (PR5)
Cobalah ke alamat ini http://wikimapia.mattjonesblog.com/. Situs ini memiliki 152 halaman yang sudah terindeks oleh Google dan disitu sini juga sobat akan menemukan sebuah message board mirip seperti buku tamu shoutmix atau cbox yang biasa kita pasang di sidebar blog. Pada bagian bawah kotak message board sobat akan melihat susunan Captcha, Name, URL/Email, Message dan paling bawah ada button SEND. Langkah membuat anchor text backlinknya seperti ini :
Name : ( Isi dengan kata kunciatau keyword dari artikel 1-3 katasaja )
URL/Email : ( Isi dengan URL artikel )
Message : ( Isi dengan judul artikel ATAU URL artikel ATAU keduanya )
Captcha : 0+2= ( Isi captchaini setelahyang dibawahnya terisi semua…!! )
Klik tombol SEND jika semuanyasudah terisi dengan benar.
Kalau sobat menanamkan 1 saja URL artikel berarti anda akan mendapatkan 152 backlink dari 152 halaman situ sini yang terindeks oleh Google. Kalau sobat memasukkan 5 URL artikel berarti akan mendapat 5 x 152 = 760 backlink !! Itulah sebabnya kenapa saya katakan membuat 500atau 1000 backlink itu adalah hal yang tidak mustahil untuk dilakukan. Namun saya sarankan jangan sampai lebih dari 5 URL backlink yang dibuat karena untuk jaga-jaga menghindari penalti dari Google Sandbox alias link anda akan dibanned nantinya karena dianggap telah melakukan SPAM !!
Dan ini dua situs lagi silahkan di coba :
RosRock Festival (PR3) : http://www.rosrock.nl/site/
Finn Rudolph (PR5) : http://finnrudolph.de/Shoutbox
Oke sekian dulu trik mendapatkan backlink dari saya. Terima kasih sudah membaca Trik Seo saya tentang Bagaimana Cara Mendapatkan Free Backlink Dan Backlink Gratis. Semoga dapat menunjang blog anda di halaman pertama google.
Langkah Langkah Mendapatkan Backlink Berkualitas:
Matt’s Wikimapia Blog (PR5)
Cobalah ke alamat ini http://wikimapia.mattjonesblog.com/. Situs ini memiliki 152 halaman yang sudah terindeks oleh Google dan disitu sini juga sobat akan menemukan sebuah message board mirip seperti buku tamu shoutmix atau cbox yang biasa kita pasang di sidebar blog. Pada bagian bawah kotak message board sobat akan melihat susunan Captcha, Name, URL/Email, Message dan paling bawah ada button SEND. Langkah membuat anchor text backlinknya seperti ini :
Name : ( Isi dengan kata kunciatau keyword dari artikel 1-3 katasaja )
URL/Email : ( Isi dengan URL artikel )
Message : ( Isi dengan judul artikel ATAU URL artikel ATAU keduanya )
Captcha : 0+2= ( Isi captchaini setelahyang dibawahnya terisi semua…!! )
Klik tombol SEND jika semuanyasudah terisi dengan benar.
Kalau sobat menanamkan 1 saja URL artikel berarti anda akan mendapatkan 152 backlink dari 152 halaman situ sini yang terindeks oleh Google. Kalau sobat memasukkan 5 URL artikel berarti akan mendapat 5 x 152 = 760 backlink !! Itulah sebabnya kenapa saya katakan membuat 500atau 1000 backlink itu adalah hal yang tidak mustahil untuk dilakukan. Namun saya sarankan jangan sampai lebih dari 5 URL backlink yang dibuat karena untuk jaga-jaga menghindari penalti dari Google Sandbox alias link anda akan dibanned nantinya karena dianggap telah melakukan SPAM !!
Dan ini dua situs lagi silahkan di coba :
RosRock Festival (PR3) : http://www.rosrock.nl/site/
Finn Rudolph (PR5) : http://finnrudolph.de/Shoutbox
Oke sekian dulu trik mendapatkan backlink dari saya. Terima kasih sudah membaca Trik Seo saya tentang Bagaimana Cara Mendapatkan Free Backlink Dan Backlink Gratis. Semoga dapat menunjang blog anda di halaman pertama google.
Validasi Form dengan PHP
Validasi Form dengan PHP postingan Tutorial PHP saya sekarang tentang Cara Membuat Validasi Form dengan PHP. Atau lebih tepatnya anda sedang membaca Tutorial Dan Panduan Validasi Form dengan PHP. Postingan saya ini menyambung postingan saya sebelumnya tentangCara Membuat Form Pendaftaran Register dan Memasukkan Ke Database
Validasi data yang diinput dari sebuah form sangat diperlukan dikebanyakan applikasi web. Mengapa validasi form sangat diperlukan? Misalkan, anda memiliki sebuah contact form di website anda dan meminta masukan email, apa gunanya jika email yang dimasukkan tidak valid. Contoh lain, jika sebuah online shop yang meminta masukan shipping address, dan pengguna memasukkan kode pos berupa text bukan digit angka maka pengelola website tidak bisa mengirim barang yang dibeli oleh pengguna.Tipe Validasi Form
Ada dua tipe validasi form, validasi client side dan server side. Validasi client side bisa dilakukan menggunakan javascript. Validasi client side sangatlah tidak dianjurkan. Seseorang pengguna bisa saja mematikan javascript dan validasi client side tidak akan berjalan. Karena javascript tidak akan dieksekusi jika javascript dimatikan. Disinilah validasi server side diperlukan. Validasi server side akan tetap berkerja, tidak peduli apapun. Validasi server side bisa dilakukan menggunakan PHP, Perl, ASP, JSP dan bahasa scripting lainnya.Validasi Form dengan PHP
Di tutorial php ini akan dijelaskan cara melakukan validasi form dengan PHP. Ada dua hal yang terkait dengan validasi form. Yang pertama adalah melakukan validasi data yang diinputkan ke form, dan yang kedua adalah menampilkan error message jika data yang diinput tidak valid. Di bawah adalah contoh validasi yang simpel, yang hanya mengecek apakah semua data diinput dan tidak kosong.<!-- file simple-validasi.php --->
<?php
if($_POST){
$nama = $_POST['nama'];
$email = $_POST['email'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$kota = $_POST['kota'];
$kodePos = $_POST['kode_pos'];
if(empty($nama) || empty($email) || empty($alamat) || empty($kota) || empty($kodePos)){
echo '<strong>Data tidak komplit</strong>';
}else{
//prosess data
}
}
?>
<form name="form-name" method="post" action="">
<dl>
<dt>Nama:</dt>
<dd>
<input name="nama" id="nama" type="text" />
</dd>
<dt>Email:</dt>
<dd>
<input name="email" id="email" type="text" />
</dd>
<dt>Alamat:</dt>
<dd>
<input name="alamat" id="alamat" type="text" />
</dd>
<dt>Kota:</dt>
<dd>
<input name="kota" id="kota" type="text" />
</dd>
<dt>Kode POS:</dt>
<dd>
<input name="kode_pos" id="kode_pos" type="text" />
</dd>
<dt></dt>
<dd>
<input name="submit" id="submit" type="Submit" value="Submit" />
</dd>
</dl>
</form>
Jika user tidak memasukkan salah satu data maka akan ditampilkan pesan "Data tidak komplit", seperti di bawah:
Dengan script di atas, setiap kali user lupa memasukan salah satu data maka user harus menginput ulang semua data. Agar data yang sebelumnya diinputkan kembali tampil di form pada saat user melakukan kesalahan, ubah script di atas menjadi:
<?php
if($_POST){
$nama = $_POST['nama'];
$email = $_POST['email'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$kota = $_POST['kota'];
$kodePos = $_POST['kode_pos'];
if(empty($nama) || empty($email) || empty($alamat) || empty($kota) || empty($kodePos)){
echo '<strong>Data tidak komplit</strong>';
}else{
//prosess data
}
}
?>
<form name="form-name" method="post" action="">
<dl>
<dt>Nama:</dt>
<dd>
<input name="nama" id="nama" type="text" value="<?php echo isset($_POST['nama']) ? $_POST['nama'] : '';?>" />
</dd>
<dt>Email:</dt>
<dd>
<input name="email" id="email" type="text" value="<?php echo isset($_POST['email']) ? $_POST['email'] : '';?>" />
</dd>
<dt>Alamat:</dt>
<dd>
<input name="alamat" id="alamat" type="text" value="<?php echo isset($_POST['alamat']) ? $_POST['alamat'] : '';?>" />
</dd>
<dt>Kota:</dt>
<dd>
<input name="kota" id="kota" type="text" value="<?php echo isset($_POST['kota']) ? $_POST['kota'] : '';?>" />
</dd>
<dt>Kode POS:</dt>
<dd>
<input name="kode_pos" id="kode_pos" type="text" value="<?php echo isset($_POST['kode_pos']) ? $_POST['kode_pos'] : '';?>" />
</dd>
<dt></dt>
<dd>
<input name="submit" id="submit" type="Submit" value="Submit" />
</dd>
</dl>
</form>
Script diubah pada line 19, 23, 27, 31, 35 dengan menambahkan attribute value di masing masing text field yang diisi dengan nilai form sebelumnya. Penampilan error message juga bisa diubah menjadi lebih manis dan lebih user friendly seperti di bawah:
Ubahlah script di atas menjadi:
<?php
if($_POST){
$nama = $_POST['nama'];
$email = $_POST['email'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$kota = $_POST['kota'];
$kodePos = $_POST['kode_pos'];
$error = array();
if(empty($nama)){
$error['nama'] = 'Nama tidak boleh kosong';
}
if(empty($email)){
$error['email'] = 'Email tidak boleh kosong';
}
if(empty($alamat)){
$error['alamat'] = 'Alamat tidak boleh kosong';
}
if(empty($kota)){
$error['kota'] = 'Kota tidak boleh kosong';
}
if(empty($kodePos)){
$error['kode_pos'] = 'Kode pos tidak boleh kosong';
}
if(empty($error)){
//prosess data
}
}
?>
<form name="form-name" method="post" action="">
<dl>
<dt>Nama:</dt>
<dd>
<input name="nama" id="nama" type="text" value="<?php echo isset($_POST['nama']) ? $_POST['nama'] : '';?>" />
<div style="color:red"><?php echo isset($error['nama']) ? $error['nama'] : '';?></div>
</dd>
<dt>Email:</dt>
<dd>
<input name="email" id="email" type="text" value="<?php echo isset($_POST['email']) ? $_POST['email'] : '';?>" />
<div style="color:red"><?php echo isset($error['email']) ? $error['email'] : '';?></div>
</dd>
<dt>Alamat:</dt>
<dd>
<input name="alamat" id="alamat" type="text" value="<?php echo isset($_POST['alamat']) ? $_POST['alamat'] : '';?>" />
<div style="color:red"><?php echo isset($error['alamat']) ? $error['alamat'] : '';?></div>
</dd>
<dt>Kota:</dt>
<dd>
<input name="kota" id="kota" type="text" value="<?php echo isset($_POST['kota']) ? $_POST['kota'] : '';?>" />
<div style="color:red"><?php echo isset($error['kota']) ? $error['kota'] : '';?></div>
</dd>
<dt>Kode POS:</dt>
<dd>
<input name="kode_pos" id="kode_pos" type="text" value="<?php echo isset($_POST['kode_pos']) ? $_POST['kode_pos'] : '';?>" />
<div style="color:red"><?php echo isset($error['kode_pos']) ? $error['kode_pos'] : '';?></div>
</dd>
<dt></dt>
<dd>
<input name="submit" id="submit" type="Submit" value="Submit" />
</dd>
</dl>
</form>
JIka file untuk menyimpan/memproses data atau file untuk memvalidasi data berbeda dengan file untuk menampilkan form, dengan kata lain menggunakan dua file berbeda maka bisa menggunakan bantuan session. Gunakan script php seperti di bawah:
<!-- file contact-form.php-->
<?php
session_start();
if(isset($_SESSION['error'])){
$error = $_SESSION['error'];
$_POST = $_SESSION['post'];
unset($_SESSION['error']);
unset($_SESSION['post']);
}
?>
<form name="form-name" method="post" action="save-form.php">
<dl>
<dt>Nama:</dt>
<dd>
<input name="nama" id="nama" type="text" value="<?php echo isset($_POST['nama']) ? $_POST['nama'] : '';?>" />
<div style="color:red"><?php echo isset($error['nama']) ? $error['nama'] : '';?></div>
</dd>
<dt>Email:</dt>
<dd>
<input name="email" id="email" type="text" value="<?php echo isset($_POST['email']) ? $_POST['email'] : '';?>" />
<div style="color:red"><?php echo isset($error['email']) ? $error['email'] : '';?></div>
</dd>
<dt>Alamat:</dt>
<dd>
<input name="alamat" id="alamat" type="text" value="<?php echo isset($_POST['alamat']) ? $_POST['alamat'] : '';?>" />
<div style="color:red"><?php echo isset($error['alamat']) ? $error['alamat'] : '';?></div>
</dd>
<dt>Kota:</dt>
<dd>
<input name="kota" id="kota" type="text" value="<?php echo isset($_POST['kota']) ? $_POST['kota'] : '';?>" />
<div style="color:red"><?php echo isset($error['kota']) ? $error['kota'] : '';?></div>
</dd>
<dt>Kode POS:</dt>
<dd>
<input name="kode_pos" id="kode_pos" type="text" value="<?php echo isset($_POST['kode_pos']) ? $_POST['kode_pos'] : '';?>" />
<div style="color:red"><?php echo isset($error['kode_pos']) ? $error['kode_pos'] : '';?></div>
</dd>
<dt></dt>
<dd>
<input name="submit" id="submit" type="Submit" value="Submit" />
</dd>
</dl>
</form>
<?php
//file save-form.php
session_start();
if($_POST){
$nama = $_POST['nama'];
$email = $_POST['email'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$kota = $_POST['kota'];
$kodePos = $_POST['kode_pos'];
$error = array();
if(empty($nama)){
$error['nama'] = 'Nama tidak boleh kosong';
}
if(empty($email)){
$error['email'] = 'Email tidak boleh kosong';
}
if(empty($alamat)){
$error['alamat'] = 'Alamat tidak boleh kosong';
}
if(empty($kota)){
$error['kota'] = 'Kota tidak boleh kosong';
}
if(empty($kodePos)){
$error['kode_pos'] = 'Kode pos tidak boleh kosong';
}
if(empty($error)){
//prosess data
}else{
$_SESSION['error'] = $error;
$_SESSION['post'] = $_POST;
header("location: contact-form.php");
}
}
?>
Selain mengecek apakah data yang masukkan tidak kosong, anda juga bisa melakukan validasi yang lebih detail.
Validasi Email Address
Untuk memvalidasi email address bisa menggunakan regular expression, seperti script di bawah :
<?php
$emailPattern = '/^[a-zA-Z0-9._-]+@[a-zA-Z0-9.-]+\.[a-zA-Z]{2,4}$/';
$email = 'tutorials@myphptutorials.com';
var_dump(preg_match($emailPattern, $email)); //hasil true
$email = 'buka email';
var_dump(preg_match($emailPattern, $email)); // hasil false
?>
Validasi Kode POS
Kode pos terdiri dari 5 digit angka atau 5 digit plus 4 digit di belakang, misal: 80361 atau 60612-0344. Untuk memvalidasi kode pos gunakan script di bawah:
<?phpBaiklah capek juga mengetikkannya . Sekian postingan Tutorial PHP saya tentang Validasi Form dengan PHP MY. Semoga bermanfaat bagi anda .
$patenKodePos = '/^\d{5}([\-]\d{4})?$/';
$kodePos = '80461';
var_dump(preg_match($patenKodePos, $kodePos)); //hasil true
$kodePos = '60612-0344';
var_dump(preg_match($patenKodePos, $kodePos)); //hasil true
$kodePos = '123456';
var_dump(preg_match($patenKodePos, $kodePos)); //hasil false
$kodePos = 'abcdef';
var_dump(preg_match($patenKodePos, $kodePos)); //hasil false
?>
Cara Membuat Form Pendaftaran Register dan Memasukkan Ke Database
Cara Membuat Form Pendaftaran Register dan Memasukkan Ke Database My PHP. Postingan saya selanjutnya adalah Tutorial Panduan Membuat Form Register Dan Pendaftaran dan menghubungkan Ke Database MYPHP. Baca seterusnya postingan saya ini tentang Cara Membuat Form Pendaftaran Register dan Memasukkan Ke Database.
Oke tutorial kali ini adalah tentang Save Edit Delete Data Dari Database. Oke langsung aja mari kita bahas postingan artikel saya.
Tutorial Save Edit Delete Data Dari Database menjelaskan cara menyimpan data ke database, mengedit data yang telah disimpan, dan menghapus data yang tidak diperlukan. Menyimpan, mengedit, dan menghapus data adalah merupakan hal yang paling dasar yang harus diketahui dalam membuat website yang dinamis. Dengan menguasai ketiga hal tersebut anda akan bisa membuat website dalam bentuk apapun.
Selanjutnya membuat table "siswa", dengan struktur seperti
atau gunakan sql berikut:
mysql_connect($server, $username, $password)
$server adalah alamat dari server mysql, jika dikomputer lokal biasanya "localhost", setiap hosting provider akan memberikan informasi ini saat pendaftaran hosting selesai.
$username adalah user yang digunakan untuk melakukan koneksi ke database, dikomputer lokal biasanya "root", setiap hosting provider juga akan memberikan fasilitas untuk membuat user ini.
$password adalah password dari user bersangkutan, dikomputer lokal biasanya tanpa password. di hosting password ini ditentukan pada saat membuat user.
jadi untuk melakukan koneksi ke database akan menggunakan kode seperti:
mysql_connect("localhost", "root", "'); // atau $conn = mysql_connect("localhost", "username", "password");
Setelah selesai melakukan koneksi ke database, langkah selanjutnya adalah menentukan database yang digunakan dengan menggunakan fungsi mysql_select_db, seperti:
mysql_select_db("nama_database");// misal: mysql_select_db("absensi_siswa");
Jika sudah bisa melakukan koneksi dan menentukan database yang digunakan maka langkah selanjutnya menyimpan,mengedit dan mengapus data sudah bisa dilakukan seperti di bawah.
kemudian simpan file dengan nama "form_siswa.php".
Simpan dengan nama data_siswa.php. kode di atas menampilkan data siswa ke dalam sebuah table yang disertai dengan link edit dan delete. Di baris 5-7 anda bisa melihat cara menghapus data dari database. Pada saat link delete diklik browser akan diarahkan ke url seperti data_siswa.php?id=1000&action=delete, pada saat itu kode pada baris 5-7 akan dieksekusi.
Langkah kedua adalah membuat file edit_siswa.php untuk menyimpan perubahan data yang dilakukan pada form_edit_siswa. Gunakan script di bawah dalam file edit_siswa.php.
Oke tutorial kali ini adalah tentang Save Edit Delete Data Dari Database. Oke langsung aja mari kita bahas postingan artikel saya.
Tutorial Save Edit Delete Data Dari Database menjelaskan cara menyimpan data ke database, mengedit data yang telah disimpan, dan menghapus data yang tidak diperlukan. Menyimpan, mengedit, dan menghapus data adalah merupakan hal yang paling dasar yang harus diketahui dalam membuat website yang dinamis. Dengan menguasai ketiga hal tersebut anda akan bisa membuat website dalam bentuk apapun.
Membuat Database dan Tabel
Pertama yang dilakukan adalah mempersiapkan database dan table. Sebagai contoh anda akan membuat sebuah database dengan nama "absensi_siswa" bisa gunakan sql
.create database absensi_siswa;
Selanjutnya membuat table "siswa", dengan struktur seperti
| Nama Field | Tipe Data | Keterangan |
|---|---|---|
| nis | varchar(20) | Nomor Induk siswa, Primary Key |
| nama | varchar(50) | |
| jenis_kelamin | char(1) | |
| tgl_lahir | date |
atau gunakan sql berikut:
CREATE TABLE `absensi_siswa`.`siswa` (
`nis` varchar(20) NOT NULL,
`nama` varchar(50) NOT NULL,
`jenis_kelamin` char(1) NOT NULL,
`tgl_lahir` date NOT NULL,
PRIMARY KEY (`nis`)
)
ENGINE = MyISAM;
Membuat Koneksi ke Database Dengan PHP
Sebelum lanjut kelangkah berikutnya akan dijelaskan cara untuk membuat koneksi ke database menggunakan php. Koneksi ke database dibuat menggunakan funsi mysql_connect. fungsi mysql_connect memiliki parameter seperti:mysql_connect($server, $username, $password)
$server adalah alamat dari server mysql, jika dikomputer lokal biasanya "localhost", setiap hosting provider akan memberikan informasi ini saat pendaftaran hosting selesai.
$username adalah user yang digunakan untuk melakukan koneksi ke database, dikomputer lokal biasanya "root", setiap hosting provider juga akan memberikan fasilitas untuk membuat user ini.
$password adalah password dari user bersangkutan, dikomputer lokal biasanya tanpa password. di hosting password ini ditentukan pada saat membuat user.
jadi untuk melakukan koneksi ke database akan menggunakan kode seperti:
mysql_connect("localhost", "root", "'); // atau $conn = mysql_connect("localhost", "username", "password");
Setelah selesai melakukan koneksi ke database, langkah selanjutnya adalah menentukan database yang digunakan dengan menggunakan fungsi mysql_select_db, seperti:
mysql_select_db("nama_database");// misal: mysql_select_db("absensi_siswa");
Jika sudah bisa melakukan koneksi dan menentukan database yang digunakan maka langkah selanjutnya menyimpan,mengedit dan mengapus data sudah bisa dilakukan seperti di bawah.
Membuat Form Input Siswa
Selanjutnya adalah membuat form input siswa tempat user memasukkan data siswa. bisa gunakan html di bawah.
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head><title>Form Input Siswa</title></head>
<body>
<form name="formSiswa" id="formSiswa" method="post" action="save_siswa.php">
<dl>
<dt>NIS</dt>
<dd><input name="nis" id="nis" type="text"/></dd>
<dt>Nama</dt>
<dd><input type="text" name="nama" id="nama"/></dd>
<dt>Jenis Kelamin</dt>
<dd>
<input type="radio" name="jenis_kelamin" id="laki" value="L"/> Laki Laki
<input type="radio" name="jenis_kelamin" id="prm" value="P"/> Perempuan
</dd>
<dt>Tanggal Lahir</dt>
<dd>
<input type="text" name="tanggal" id="tanggal" size="5"/>
<input type="text" name="bulan" id="bulan" size="5"/>
<input type="text" name="tahun" id="tahun" size="5"/>
</dd>
<dt></dt>
<dd><input type="submit" name="save" value="save" /></dd>
</dl>
</form>
</body>
</html>
kemudian simpan file dengan nama "form_siswa.php".
Menyimpan Data Siswa
Setelah selesai membuat form input siswa, yang perlu dibuat selanjutnya adalah kode php untuk menyimpan data siswa. Buatlah sebuah file baru dengan nama "save_siswa.php" dan simpan di tempat yang sama dengan file "form_siswa.php" yang telah dibuat sebelumnya. Mungkin ada pertanyaan kenapa nama filenya "save_siswa.php" bukan "simpan_siswa.php". Karena sebelumnya pada saat membuat form input siswa (baris 5 file form_siswa.php), attribute action pada tag <form/> diisi dengan action="save_siswa.php". Ini artinya memberitahukan kepada browser, bahwa yang akan menangani data dari form bersangkutan adalah file "save_siswa.php". file save_siswa.php akan seperti:<?phpDi baris 2-5 digunakan untuk menyimpan data form yang telah dikirim ke variabel yang bersesuaian. Seperti $nis = $_POST['nis'], mengapa menggunakan $_POST['nis']. Karena pada file form_siswa.php di tag <form/> (baris 5) atribut method diisi dengan method="post" yang artinya data dikirim dengan method POST dan di baris 8 file form_siswa.php atribut name dari <input/> field untuk meng-input NIS diset name="nis". Lebih lengkapnya ada di tutorial Penanganan HTML form di PHP. Baris 7 adalah untuk melakukan koneksi ke database. Silahkan ganti "dbhost" dengan host database anda, "db_user" dengan user dari database dan "db_password" dengan password database. Kemudian di baris 8 untuk menentukan database yang akan digunakan. Baris 10 untuk membuat sql query untuk menyimpan data ke database. Baris 11 untuk mengeksekusi sql query yang telah dibuat di baris 10. Baris selanjutnya adalah melakukan pengecekan apakah data berhasil disimpan atau tidak.
$nis = $_POST['nis'];
$nama = $_POST['nama'];
$jenis_kelamin = $_POST['jenis_kelamin'];
$tglLahir = $_POST['tahun'].'-'.$_POST['bulan'].'-'.$_POST['tanggal'];
//koneksi database
$conn = mysql_connect("dbhost","db_user","db_password");
mysql_select_db("absensi_siswa");
$query = "insert into siswa set nis='$nis',nama='$nama', jenis_kelamin='$jenis_kelamin',tgl_lahir='$tglLahir'";
$hasil = mysql_query($query);
if($hasil){
echo "Data siswa telah disimpan";
}else{
echo "Error! gagal menyimpan data siswa:".mysql_error();
}
?>
Menampilkan Data
Setelah berhasil menyimpan data ke database, selanjutnya adalah menampilkan data. Untuk menampilkan data cukup mudah. Gunakan script php di bawah untuk menampilkan data.<?php
$conn = mysql_connect("dbhost", "db_user", "db_password");
mysql_select_db("absensi_siswa");
if($_GET['action'] == 'delete'){
mysql_query("delete from siswa where nis='".mysql_real_escape_string($_GET['id'])."'");
}
$query = "select * from siswa order by nama";
$rowSet = mysql_query($query);
echo '<a href="form_siswa.php">Input Siswa Baru</a>';
echo '<table border="1">';
echo '<tr>';
echo '<td>NIS</td>';
echo '<td>Nama</td>';
echo '<td>Jenis Kelamin</td>';
echo '<td>Tanggal Lahir</td>';
echo '<td>Action</td>';
echo '</td>';
while($row = mysql_fetch_array($rowSet)){
echo '<tr>';
echo '<td>'.$row['nis'].'</td>';
echo '<td>'.$row['nama'].'</td>';
echo '<td>'.($row['jenis_kelamin'] == 'L' ? 'Laki Laki' : 'Perempuan').'</td>';
echo '<td>'.$row['tgl_lahir'].'</td>';
echo '<td>';
echo '<a href="data_siswa.php?id='.$row['nis'].'&action=delete">Delete</a>';
echo ' | <a href="form_edit_siswa.php?id='.$row['nis'].'">Edit</a>';
echo '</td>';
echo '</tr>';
}
echo '</table>';
?>
Simpan dengan nama data_siswa.php. kode di atas menampilkan data siswa ke dalam sebuah table yang disertai dengan link edit dan delete. Di baris 5-7 anda bisa melihat cara menghapus data dari database. Pada saat link delete diklik browser akan diarahkan ke url seperti data_siswa.php?id=1000&action=delete, pada saat itu kode pada baris 5-7 akan dieksekusi.
Edit Data
Yang terakhir adalah membuat script untuk mengedit data. Pertama yang dilakukan adalah membuat file form_edit_siswa.php. Form edit siswa akan seperti di bawah.<?phpBaris 2-6 pada kode di atas berfungsi untuk mengambil data siswa yang sedang diedit. Pada baris selanjutnya berfungsi untuk menampilkan data yang sedang diedit. Ini dilakukan dengan menambahkan atribut value pada masing masing element form dengan data yang bersesuian.
$conn = mysql_connect("dbhost", "db_user", "db_password");
mysql_select_db("absensi_siswa");
$query = "select * from siswa where nis='".mysql_real_escape_string($_GET['id'])."'";
$result = mysql_query($query);
$siswa = mysql_fetch_array($result);
?>
<form name="formSiswa" id="formSiswa" method="post" action="edit_siswa.php">
<dl>
<dt>NIS</dt>
<dd><input name="nis" id="nis" type="text" value="<?=$siswa['nis'];?>" readonly="readonly"/></dd>
<dt>Nama</dt>
<dd><input type="text" name="nama" id="nama" value="<?= $siswa['nama'];?>"/></dd>
<dt>Jenis Kelamin</dt>
<dd>
<input type="radio" name="jenis_kelamin" id="laki" value="L" <? echo $siswa['jenis_kelamin'] == 'L' ? 'checked="checked"' : '';?>/> Laki Laki
<input type="radio" name="jenis_kelamin" id="prm" value="P" <? echo $siswa['jenis_kelamin'] == 'P' ? 'checked="checked"' : '';?> /> Perempuan
</dd>
<dt>Tanggal Lahir</dt>
<dd>
<?php $tgl_lahir = explode('-', $siswa['tgl_lahir']); ?>
<input type="text" name="tanggal" id="tanggal" size="5" value="<?= $tgl_lahir[2];?>"/>
<input type="text" name="bulan" id="bulan" size="5" value="<?=$tgl_lahir[1];?>"/>
<input type="text" name="tahun" id="tahun" size="5" value="<?= $tgl_lahir[0];?>"/>
</dd>
<dt></dt>
<dd><input type="submit" name="save" value="save" /></dd>
</dl>
</form>
Langkah kedua adalah membuat file edit_siswa.php untuk menyimpan perubahan data yang dilakukan pada form_edit_siswa. Gunakan script di bawah dalam file edit_siswa.php.
<?php
$nis = $_POST['nis'];
$nama = $_POST['nama'];
$jenis_kelamin = $_POST['jenis_kelamin'];
$tglLahir = $_POST['tahun'].'-'.$_POST['bulan'].'-'.$_POST['tanggal'];
//koneksi database
$conn = mysql_connect("dbhost","db_user","db_password");
mysql_select_db("absensi_siswa");
$query = "update siswa set nama='$nama', jenis_kelamin='$jenis_kelamin', tgl_lahir='$tglLahir' where nis='$nis'";
$hasil = mysql_query($query);
if($hasil){
echo "Data siswa telah disimpan";
}else{
echo "Error! gagal menyimpan data siswa:".mysql_error();
}
?>
Save Delete Edit Data Selesai.
Pada tahap ini anda telah selesai membuat script php sederhana untuk menyimpan, menghapus, meng-edit data. Tentunya masih perlu disempurnakan, seperti menambahkan Validasi Form. Baca postingan saya selanjutnya tentang Validasi Form Dengan PHP.
Baiklah sekian dulu Artikel postingan saya tentang Bagaimana Cara Membuat Form Pendaftaran Register dan Memasukkan Ke Database. Semoga Bermanfaat bagi anda para pembelajar.
Langganan:
Postingan (Atom)




